Wawako: Pemkot Pangkalpinang Dukung PTSP Kantor Kemenag dalam Meningkatkan Pelayanan Masyarakat

Wakil Wali Kota Pangkalpinang Muhammad Sopian Menghadiri Sekaligus Memberikan Sambutan Acara Halal Bihalal Serta Meresmikan Pusat Terpadu Satu Pintu (PTSP) Dan Penyerahan Hibah Bangunan yang diselenggarakan oleh Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, Selasa (02/07/2019).

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota mengatakan kita sudah saksikan bersama acara simbolis penyerahan aset. Keberadaan Kantor Kementerian Agama ini sudah 73 tahun. Selama 73 tahun Kantor Kementrian Agama Kota Pangkalpinang menjadi umang-umang kalau jadi umang-umang tidak terbentuk Otonomi sehingga Kementerian Agama juga akan sangat susah untuk mengembangkan diri dalam rangka memberikan pelayanan kepada masyarakat.

Waki Wali Kota juga menyampaikan berkat kerja sama bersama Kementerian Agama yang khususnya hari ini tidak jadi umang-umang lagi. Peresmian Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Wakil Wali Kota juga menyampaikan Jangan sampai ada jendela dalam arti kata kalau kita sudah berkomitmen untuk Pelayanan Satu Pintu berarti tidak ada lagi jalur-jalur lain yang bisa kita tempuh.

“Ini harus komitmen kita bersama, begitu juga Pemerintah Kota Pangkalpinang. yang sering terjadi PTSP (Pusat Terpadu Satu Pintu) Cuma jendela kita terbuka, pintu besar terbuka jendela pun terbuka. Biasanya kalau jendela ini tidak nampak orangnya. Ini yang tidak kita harapkan dan juga semua lembaga sudah menetapkan WBK (wilayah bebas korupsi) harapan Pemerintah Kota dengan PTSP kita berusaha bersama untuk menjadi yang lebih baik. Kita harus menyadari bersama pada hakekatnya kita manusia terlahir dengan penuh kekhilafan,ungkapnya.”
Diakhir sambutannya Wakil Wali Kota mengatakan dengan kebersamaan dan saling mengingatkan Kementerian Agama Pangkalpinang serta melalui PTSP ( Pusat Terpadu Satu Pintu) Kami sangat mengharapkan terbentuknya kualitas pelayanan masyarakat yang benar-benar maksimal. Setiap bulannya akan diadakan evaluasi melalui index pelayanan yang dilakukan.

“Semoga index pelayanan ini tidak basing-basing serta jangan bangga dulu dengan index tertinggi tertulis. Faktor pelayanan lah yang menentukan kalau tidak banyak masyarakat berkeluh kesah berarti pelayanan kita baik tetapi adanya koreksi di belakang berarti belum baik,”pungkas Sopian._humas-pkp)

#Timhumasdanprotokol

You may also like...