Wali Kota Tinjau Titik Banjir di Rejosari

Hujan lebat di Kota Pangkalpinang pada hari ini, Minggu (5/5/2019), menyebabkan banjir di beberapa lokasi, salah satunya daerah Rejosari.

Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil yang mendapatkan informasi mengenai kejadian ini segera bertindak dengan meninjau lokasi banjir di Rejosari. Dengan berjalan kaki Wali Kota yang didampingi Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kota Pangkalpinang Mie Go, Lurah Rejosari Paniarti, dan RT/RW di Kelurahan Rejosari berkeliling melihat titik-titik banjir untuk mengetahui permasalahannya.

“Alhamdulillah hari ini kita dapat mengetahui permasalahannya ada dimana. Mudah-mudahan ini bisa jadi masukan kita bersama untuk nanti kita kerjakan. Katanya di Musrenbang sudah diusulkan. Ini harus ada pengerukan, jadi normalisasi sungai karena ada pendangkalan. Memang Rejosari ini langganan banjir. Kita berupaya untuk mengurangi dampak banjir ini jangan sampai terlalu meluas. Jangan sampai hujan sebentar sudah banjir,”katanya.

Wali Kota juga sempat berdialog dengan masyarakat yang ditemuinya di lokasi. Menurutnya, masyarakat Rajosari sudah terbiasa banjir, tapi dia ingin di masa kepemimpinannya harus ada pengurangan dampak banjir ini, minimal mengurangi supaya tidak terlalu tinggi. Karena itu, bantuan infrastruktur sangat diperlukan.

“Pangkalpinang ini kan posisinya seperti kuali, jadi posisinya rendah. Nah, bagaimana kita normalisasi air sungai, normalisasi got-got ini, got-got jangan sampai buntu. Ini contohnya, jembatan ini terlalu kecil, mungkin ini harusnya ditambah lagi supaya air tidak menyempit di posisi yang di sini,”jelasnya.

Wali Kota mengungkapkan, penyebab banjir di Rejosari ini hampir sama dengan lokasi langganan banjir lainnya di Pangkalpinang. Karena itu, dia mengupayakan pembangunan infrastruktur untuk mencegah banjir akan segera dilaksanakan pada tahun 2020._(humas-pkp)

#Timhumasprotokolpangkalpinang

You may also like...