Wali Kota Pangkalpinang Menyatakan Perang Narkoba

Pangkalpinang merupakan kota dengan kasus narkoba tertinggi se-Indonesia dengan jumlah kasus sebanyak 214 kasus dalam satu tahun. Karena itu, Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil mengajak semua pihak untuk perang melawan narkoba, terutama perang terhadap bandar narkoba.

Ajakan ini disampaikan Wali Kota yang akrab disapa Molen ini pada acara Rapat Koordinasi Program Pemberdayaan Masyarakat Anti Narkoba Tahun 2019 pada hari Rabu (13/3/2019) di Hotel Sahid Bangka.

Wali Kota menyampaikan beberapa hari lalu  BNN Kota Pangkalpinang menangkap pengedar narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 1,1 kg yang akan disebarkan di Kampak, Air Itam, dan Bukit Baru. Menurut informasi, 1,1 kg sabu-sabu ini hanya seperlima dari jumlah yang sebenarnya, sedangkan 4 kg-nya hilang.

“Saya mengajak semua yang terkait, yuk kita perang dengan narkoba ini! Kita Kita perang terutama dengan bandar. Bandar ini yang harus kita perang, kalau korban kasihan. Kalau  sudah nyicip yang namanya narkoba sudah habislah itu. Saya yakin itu. Saya sudah mengalami melihat teman saya sendiri,”seru Wali Kota.

Wali Kota juga menegaskan tidak akan menoleransi PNS dan tenaga honorer di Pemerintah Kota Pangkalpinang yang tertangkap karena kasus narkoba. 

Ada dua bentuk komitmen Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam mendukung perang melawan narkoba yang disampaikan Wali Kota Pangkalpinang. Pertama dukungan terhadap penganggaran yang akan dititipkan di dinas/instansi terkait.

“Bagaimana kita mau nangkap orang kalau pakai pentungan, tetapi kalau kita pakai senjata api, ini akan lebih efektif. Artinya untuk penguatan anggaran memang mereka perlukan. Kalau mobilnya juga tidak punya, bagaimana mau menangkap orang. Saya yakin kalau dikasih dukungan anggaran bukan hanya 1,1 kg sabu yang 4 kg sabu tadi pasti dapat,”ujar Wali Kota.

Komitmen kedua adalah dukungan berupa aksi langsung turun ke lapangan. Untuk aksi ini, Wali Kota mengajak camat dan lurah serta pihak terkait seperti MUI, Kementerian Agama, Dandim dan Kapolres untuk turun serentak melaksanakan jam malam bersama-sama.

“Ayo bikin satu momen letupan, kita akan serentak nanti di Pangkalpinang ini mengadakan jam malam dipimpin langsung oleh wali kota. Pertama adalah anak-anak yang keluar di atas jam 9 dan 10 malam yang berkeliaran kita tangkap,”ajaknya.

Selain itu, Wali Kota juga menginstruksikan OPD di Pemerintah Kota Pangkalpinang membuat spanduk berukuran besar dengan tulisan “Awas Bandar Narkoba Jangan Coba-coba Masuk Pangkalpinang!” dengan menampilkan foto Wali Kota dan Kepala BNN Kota Pangkalpinang.

Wali Kota berharap, di bawah kepemimpinannya Pangkalpinang terbebas dari narkoba. Karena itu, ia menekankan tim yang terkait penganggaran Pangkalpinang untuk menganggarkan kegiatan mendukung perang narkoba ini.

#Peliput&Penulis: Edoy & Yuliandari
#Fotografer: Iwan

Mungkin Anda juga menyukai