Wali Kota Pangkalpinang Laksanakan Safari Ramadhan Ke-13 di Masjid An-Nur Temberan

Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil (Molen) menyerahkan bantuan dari Pemerintah Kota Pangkalpinang kepada Masjid An-Nur sebesar Rp46.210.000. Bantuan ini diserahkan pada kegiatan Safari Ramadhan yang telah berjalan selama 13 kali pada hari Kamis (23/5/2019) di Masjid An-Nur,  Komplek Pondok Indah Melati, Kelurahan Temberan, Kecamatan Bukit Intan, Kota Pangkalpinang.

“Kami hadir di sini Safari Ramadhan ini tidak lain dan tidak bukan adalah untuk silaturahmi itu yang utama, bersilaturahmi langsung dengan masyarakat Kelurahan Tamberan. Ini sudah masjid yang ke-13,” kata Molen di awal sambutan.

Molen mengungkapkan bahwa beda tempat, beda masjid,  maka beda pula semua acaranya. Namun, perbedaan itu justru membuatnya merasa unik dan asyik.

“Saya sampaikan tadi di dalam mobil dengan kawan-kawan ini masjid yang ke-13, apalagi ni bedanya. Dari 12 masjid ini ternyata kami menemukan semuanya berbeda, tetapi asyiknya justru perbedaan inilah yang membikin kami akhirnya berpikir memang berbeda-beda, tetapi semuanya satu,”ungkap Molen.

Molen menceritakan saat dirinya mendatangi sebuah masjid di Air Mawar yang membuatnya cukup kaget karena di dalam bedugnya ada telur ayam.

“Bapak bayangkan di dalam bedug mereka ada ayam betelok (bertelur). Bayangkan, Pak! Bisa dibayangkan cemane (bagaimana) masjid tu. Akhirnya pendatang datang ke sane, pendatang rata-rata datang dari Jawa, dari Palembang segala macam, masjid itu bangkit, Pak. Yang tadinya ayam betelok, sekarang susah nyari telok ayam,”ceritanya.

Molen menyampaikan kehadirannya bersama para pejabat Pemerintah Pangkalpinang untuk bertemu langsung dengan masyarakat, mendengarkan apa yang diinginkan dan dibutuhkan masyarakat.

“Bapak ibu lihat kepala dinas yang ada di sini. Kami datang ke sini sebagai pelayan bapak ibu semua. Kami hadir di sini mendengarkan keluhan masyarakat, termasuk masjid ini. Bapak ngaju berape? 91 juta. Kami bantu 46.210.000 juta. Kalau bapak ngaju 500 juta, kami bantu 250 juta. Lain kali ngaju tu untuk bangun masjid semilyar, dapat e 500 juta. Jadi bukan salahku agik.”kata Molen disambut tawa para jama’ah.

Dijelaskan Molen, berdasarkan aturan, masjid bisa mengajukan proposal bantuan setiap dua tahun sekali. Di Pangkalpinang ini ada 180-an masjid, semuanya butuh bantuan.

“Tetapi selama ini menurut saya belum tepat kebutuhannya. Seharusnya mushollah atau masjid seperti ini yang dibantu. Sesuai kebutuhan masyarakat itu apa?”imbuhnya.

Dia menyontohkan masjid yang ada di Alun-alun Taman Merdeka dan Pasar Induk yang tidak representatif untuk sholat. Menurutnya, di tempat-tempat seperti itulah yang harus dibangun masjid.

Molen menyatakan menjadi Kepala Daerah itu seharusnya melaksanakan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat, bukan apa yang menjadi keinginan Kepala Daerah.

Molen juga menyampaikan pada malam takbiran akan berkeliling Pangkalpinang bersama para Forkopimda dan para pejabat Pemerintah Kota Pangkalpinang.

“Ku ajak kecamatan, ku ajak kelurahan, mari beramai-ramai. Kita tunjukkan ini umat muslim Pangkalpinang. Asyik jadi kita!”ajaknya.

Molen juga mendo’akan supaya Kelurahan Temberan menjadi pemenang Lomba Kelurahan di Tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung._(humas-pkp)

#Timhumasprotokolpangkalpinang

You may also like...