Wali Kota Ingin Selesaikan Masalah Pertanahan di Kota Pangkalpinang

Pemerintah Kota Pangkalpinang menyelenggarakan Rapat Koordinasi Terpadu dalam rangka Penyelesaian Permasalahan Tanah Terlantar Eks Hak Guna Usaha Nomor 1 Atas Nama PT Karya Rinjani Utama pada hari Kamis (21/2) bertempat di Hotel Sahid Bangka.

Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil menyatakan ingin menyelesaikan permasalahan pertanahan di Kota Pangkalpinang dalam masa lima tahun kepemimpinannya. Salah satunya adalah permasalahan tanah terlantar eks Hak Guna Usaha Nomor 1 Atas Nama PT Karya Rinjani Utama. 

“Ini  tidak selesai-selesai kalau tidak kita selesaikan karena di sini ada hak kami juga yang merupakan punya Pemkot yaitu 89 hektar diserahkan ke pihak Pemkot. Ini  kepentingan kami bahwa ini adalah aset Kota Pangkalpinang. Selebihnya nanti masalah yang terkait PT Rinjani itu sendiri dan permasalahan hukum  segala macam, silahkan diselesaikan mumpung kita duduk satu meja bisa didiskusikan di sini secara hukum dan secara legalnya. Saya tidak mau di kemudian hari ada permasalahan,”katanya.

Wali Kota menyatakan, niatnya tulus dan ikhlas menyelesaikan permasalahan tanah ini. Ia tidak ada kepentingan lain, selain untuk kepentingan masyarakat Pangkalpinang dan bisa bermanfaat untuk pembangunan Pangkalpinang.

“Lima tahun yang lalu banyak yang tidak diselesaikan, mudah-mudahan di masa kepemimpinan saya bisa menyelesaikan ini. Masalah NV Meby, masalah Kramayuda, masalah pertanahan di aset kota, Perumahan Kemang Permata, Hutan Kota Tua Tunu, harus diselesaikan. Mohon dukungan dari yang terlibat di sini,”harapnya.

Wali Kota menegaskan Pangkalpinang harus mulai berbenah, salah satu permasalahan yang harus segera diselesaikan adalah permasalahan pertanahan. “Bagaimana orang mau berinvestasi di Pangkalpinang kalau asetnya tidak jelas,”tegasnya.

Dikatakannya, semua pihak harus bersinergi membangun Pangkalpinang. “Kami sudah sepakat dengan Pak Gubernur kemarin membangun Pangkalpinang ini harus bersinergi. Semuanya bersinergi,”imbuhnya.

#Fotografer: Iwan
#Peliput dan Penulis: Edoy dan Yuli

Mungkin Anda juga menyukai