Wali Kota Buka Puasa Bersama Guru Honorer, ISBA Indralaya, serta Masyarakat Kota Pangkalpinang

Pemerintah Kota Pangkalpinang bekerja sama dengan Bank Mandiri (Persero) Tbk Cabang Pangkalpinang mengadakan acara Buka Puasa Bersama guru honorer, ISBA Jaya, serta masyarakat Kota Pangkalpinang  dan tausiyah oleh Habib Husein As-Segaf yang bertempat di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang, Kamis (23/5/2019).

Wali Kota Pangkalpinang mengatakan acara ini hanya sekedar silaturahmi karena tidak memungkinkan jika beliau yang datang ke lokasi satu persatu.

“Jadi yo, kita rame-rame ke sini ajalah. Kita nggak ada maksud lain kok, sekedar untuk silaturahmi. Mungkin ada juga yang belum tau mane Rumah Wali Kota, ade yang belum tau mane biniku. Nah, ini loh ibu-ibu kalau dulukan waktu kampanye masih jomblo, sekarang dak jomblo lagi lah ade yang ngurus e,”kata Molen dengan senyum khasnya sembari memperkenalkan istri tercintanya Monica Haprinda.

Molen mengucapkan terima kasih kepada tamu undangan yang hadir, perwakilan guru-guru honorer terkhusus kepada Bank Mandiri yang turut membantu Pemerintah Kota Pangkalpinang dalam pelaksanaan kegiatan ini. Dan Molen juga mengutarakan permohonan maaf jika tamu undangan yang hadir dilayani kurang maksimal.

“Dan bapak ibu semua sekali lagi kerinduan inilah yang ingin mengundang bapak ibu semua ke sini dan juga mohon maaf jika dalam pelayanan ini kurang maksimal. Dan juga mudah-mudahan ISBA Indralaya kita tetap sukses silaturahmi kita tetap terjalin dengan baik,”kata Molen.

Tak lupa Molen menyapa perwakilan guru-guru honorer yang sudah hadir pada acara ini. Beliau menganggap bahwa guru honorer ini adalah andalannya sehingga dia meminta Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan yang hadir juga pada saat itu untuk memperhatikan kesejahteraan guru honorer Kota Pangkalpinang.

“Bu, tolong ku titipkan mereka ni merupakan andalan-andalan ku ni di sekolah. Kesejahteraan mereka tolong diperhatikan. Mudah-mudahan naik gaji terus bersabar ok, bertahap.  Sementara ini dulu kelak misal ada rezeki, ade Pendapatan Asli Daerah kita naikkan gaji honorer. Men (kalau) soal tu amiin-nya kuat ikak ok,”kata Molen di sambut gelak tawa bahagia dari para guru honorer.

Molen menegaskan bahwa apa yang dia katakan bukan sebuah pencitraan. Niatnya hanya ingin mensejahterahkan masyarakat yang ada di Kota Pangkalpinang ini.

“Ini tidak ada kampanye-kampanye di sini, ini tidak lagi masa-masa pencitraan segale macam ok, dak ade lagi. Manfaatkan saya ini, manfaatkan istri saya ini dengan baik. Kami hadir di tengah-tengah Kota Pangkalpinang ini untuk melayani masyarakat Pangkalpinang. Duitku juga bukan, duit yang ku lakukan untuk memberi gaji honorer, membantu masjid, bantu anak yatim, bantu segala macam. Duit  molen juga bukan, duit pemkot juga bukan. Duit  ini duit siapa? Duit  kita sama-sama. Sudah  kapan lagi? Kegiatan  hari ni juga dak de duit sebenar e, tapi inilah kelebihan wali kota tinggal telepon Bank Mandiri, ‘Bang tulong bisa dak? Pacaklah, beres. Nah, mudah sebetulnya kalau kita punya kekuasaan kita bisa membawa itu ke arah mane yang kita pengen,” tegas Molen.

Di akhir sambutan Molen meminta maaf karena tidak bisa mengundang semuanya guru honorer untuk ikut dalam acara buka puasa bersama ini.

“Saya juga minta maaf kepada guru guru honorer kemaren saya batasi untuk yang pergi ke sini. Tolong jangan nak semua yang 500 orang tu sedikit bai mewakili karena apa? Pertama, dak sanggup makan kelak e karena Bank Mandiri lah  mesen dia cuma sanggup 400 orang, 400 orang ni dari guru honorer, dari partai, dari ISBA plus plus yang lain. Tapi  gik salah ikaklah, lah disiap 400, ikak malah sedikit yang nyampai. Jadi  silahkan makan 2 piring, 2 piring, yo,”tutup Molen dengan tawa khasnya._(humas-pkp)

#Timhumasprotokolpangkalpinang

You may also like...