Wali Kota Berharap Tidak Ada Lurah dan Camat yang terkena Kasus Tanah

Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil berharap pada masa kepemimpinannya tidak ada lurah dan camat yang terkena kasus hukum masalah tanah. Hal ini disampaikannya dalam sambutan acara Sosialisasi Reformasi Agraria dengan Stakeholder di Daerah pada hari Selasa (12/2) yang bertempat di Hotel Aston Soll Marina, Bangka Tengah.

Wali Kota meminta para camat dan lurah yang hadir pada acara tersebut agar memanfaatkan acara tersebut untuk mempelajari aturan-aturan pertanahan. Kasus-kasus pertanahan yang ditemuinya sejak ia menjabat sebagai Wali Kota Pangkalpinang disebabkan oleh ketidaktahuan para camat dan lurah.

“Oleh sebab itu mumpung lagi kumpul para lurah dan para camat, tolong kalian benar-benar pelajari ini,”pintanya.

Menurut Wali Kota, kondisi wilayah Kota Pangkalpinang dengan luas wilayah 118, 41 kilometer persegi dengan jumlah penduduk hampir 300 ribu jiwa dinilainya terlalu sempit. Apalagi jumlah penduduk semakin bertambah sedangkan luas wilayah tidak bertambah. Kondisi ini menyebabkan permasalahan pertanahan semakin banyak.

“Karena kondisi Pangkalpinang wilayah sudah sempit orangnya semakin banyak yang tadi tidak termonitor sekarang termonitor, yang tadi tidak rebutan sekarang jadi rebutan, yang tadinya harga tanah Rp5-Rp10 ribu satu meter sekarang sudah jutaan. Jadi banyak permasalahan ini terkuak yang tadinya tidak terjadi apa-apa sekarang terjadi. Oleh sebab itu momen baik ini dimanfaatkan,”lanjut Wali Kota kepada para camat dan lurah.

Wali Kota Pangkalpinang juga meminta masalah pertanahan di Kota Pangkalpinang mendapat perhatian lebih dari Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional karena Pangkalpinang adalah anak tertua di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan etalasenya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Saya mohon Pak, mewakili masyarakat Pangkalpinang, mohon  jadi prioritas utamalah Pangkalpinang ini untuk masalah pertanahan. Saya siap mendukung itu semua,”tandas Wali Kota.

#Fotografer: Iwan
#Peliput dan Berita: Edoy dan Yuli

Mungkin Anda juga menyukai