Wakil Wali Kota Mengingatkan Para Lurah Jangan “Bermain”

Wakil Wali Kota Pangkalpinang Muhammad Sopian mengingatkan para lurah di Kota Pangkalpinang jangan coba-coba untuk bermain dalam mengelola anggaran dana kelurahan. Hal ini disampaikan Wakil Wali Kota dalam sambutan acara Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Tingkat Kota Pangkalpinang Tahun 2019 yang bertempat di Ruang Pertemuan Kecamatan Bukit Intan, Senin (11/2).

Sopian menjelaskan 42 kelurahan di Kota Pangkalpinang akan mendapatkan dana Rp 42 milyar dari Program Satu Milyar Satu Kelurahan ditambah dengan Rp15 milyar dana pendamping dari pusat. Dana ini akan dikelola kelurahan dengan lurah sebagai Kuasa Pengguna Anggaran.

“Di era sekarang ini tentunya sejak dini saya ingin mengingatkan para lurah jangan coba-coba untuk bermain dalam tanda kutip. Dek bermain ge disangka orang bermain,  ape agik lah bermain,”tegas Sopian.

Sopian meminta agar penggunaan dana kelurahan sejalan antara lurah, RPM, RT dan RW dan jangan sampai ada kesalahpahaman. Ia juga meminta para lurah, RT dan RW, tokoh masyarakat dan tokoh agama yang ada di kelurahan selalu kompak.

“Biasanya kalau kompak dalam satu kelurahan tokoh masyarakat, tokoh agama, RT, RW,  Lurah tidak ada yang berani mengobok-obok kelurahan kita. Coba kalau dek kompak, kadang-kadang Pak RT tukang ngasut. Nah, ini jangan sampai terjadi. Kasihan Pak Lurah. Dapat duit dek, masok penjara aok,”ujarnya.

Dikatakan Sopian, tujuan hibah dana pusat ini adalah untuk menyejahterakan masyarakat. Jangan sampai tujuan ini tidak tercapai malah berbalik menghukum para lurah.

“Jangan sampai ini terjadi. Mari kita kawal bersama-sama, mari kita jaga bersama-sama,”ajaknya.

You may also like...