Verifikasi Kota Layak Anak, Molen: “Mustahil Mewujudkan Kota Beribu Senyuman Tanpa Melibatkan Anak-anak”

Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil (Molen)menghadiri dan memberikan sambutan pada acara Paparan Verifikasi Lapangan Kota Layak anak (KLA) Tahun 2019, Selasa (7/5/2019), bertempat di Ruang Pertemuan Lantai 1 Kantor Wali Kota Pangkalpinang (OR) yang diselenggarakan oleh Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kota Pangkalpinang.

Di awal sambutannya Wali Kota Pangkalpinang yang akrab di sapa Abang Molen ini menyampaikan   memasuki puasa Ramadhan hari kedua senantiasa di berikan kekuatan dan kesehatan selama menjalankan ibadah puasa sampai dengan selesai.

“Hari ini kita puasa yang kedua jadi kita bisa melaksanakan puasa di bulan Ramadhan ini. Semoga kita diberi kesehatan dan kekuatan sehingga melaksanakan puasa ini sampai selesai dan bisa menjadi ladang amal kita semua dan bisa memberikan semangat agar tetap menjadi tanggung jawab kita sebagai Wali Kota, Sekda, dan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pangkalpinang,” ucap Molen.

Tepat  satu  minggu ke depan genap enam bulan Molen dilantik menjadi Wali Kota Pangkalpinang . Dia sedikit terkejut karena setelah beberapa bulan dilantik menjadi Wali Kota Pangkalpinang, poin yang dicapai Kota Pangkalpinang untuk menjadi  Kota Layak masih sekitar 400 poin.

“Saya bilang dengan Kepala Dinsos, loh kok bisa gini? Karena yang namanya sebuah kota, Kota Layak Anak merupakan salah satu yang keseluruhan kota itu kalau mau terintegrasi dengan baik Kota Layak Anak mutlak. Oleh sebab itu saya intruksikan Kepala Dinsos koordinasikan segera dengan OPD  terkait agar kejar target biar dapat point ini,”tegasnya.

Molen meminta mulai saat ini untuk bersama-sama membenahi satu-persatu dengan membedah apa yang menjadi dari persyaratan Kota Layak Anak. Mulai dari kelembagaan sampai pemantauan evaluasi yang masuk dalam perencanaan, pelaksanaan  itu mulai harus dibedah satu-persatu. Ada beberapa item termasuk satu sampai lima yang harus dilihat dan penuhi sebagai Kota Layak Anak. Tentunya jika persyaratan sebagai Kota Layak Anak itu terpenuhi itu untuk membangkitkan dan menggaungkan Kota Pangkalpinang menjadi Kota Beribu Senyuman dan sebagai motivasi untuk menggelorakan rasa sayang dan cintanya masyarakat dengan ikon Kota Beribu Senyuman.

Menurut Wali Kota, untuk membuat Kota Pangkalpinang menjadi Kota Beribu Senyuman tentunya mustahil  jika anak-anak tidak dilibatkan karena 30% Kota itu tediri dari anak-anak.

“Kota Pangkalpinang ini ada 200.000 penduduk dan ada 30% anak-anak, di manapun suatu daerah hampir 30% dari 100% adalah anak-anak. Artinya jika saya ingin menciptakan Kota Beribu Senyuman di dalam itu pasti ada ramah, tenteram, damai untuk anak-anak jadi mustahil membuat Kota Beribu Senyuman tanpa anak-anak,”kata Molen.

Molen menjelaskan banyak hal yang sudah dilakukan oleh Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk Kota Layak Anak.  Tinggal diolah dan diperbaiki, sehingga Molen yakin ketika tim independen turun ke lapangan poinnya akan segera naik.

“Saya yakin ketika bapak turun ke lapangan akan naik poinnya, apalagi dengan semangat kita untuk menjadi Kota Layak Anak. Kita  udah bebas bagaimana menciptakan kota bersinar, bersih dari narkoba, kami juga tiap SD, SPO, SMA itu ramah untuk anak-anak. Tidak perlu saya jelas disini nanti bapak bisa melihat di lapangannya. Setelah semua ini kloter pertama sampai kelima sudah kami lakukan semua,”jelas Molen.

Diakhir sambutan Molen mengucapkan terima kasih dan berharap Tim Independen Kota Layak anak mampu memberikan arahan dan bimbingan kepada semua OPD terkait, Instansi Vertikal, lembaga masyarakat dan forum anak sehingga Kota Pangkalpinang mampu mendapat predikat Kota Layak Anak.

“Saya berterima kasih beserta tim, kami akan segera kami perbaiki. Harapan kami bapak sampaikan di lapangan  nanti ini akan menjadi  masukan dan pembelajaran untuk kami. Kami yakin Bapak bukan mencari kesalahan kami, tapi menciptakan Kota Layak Anak ini.  Saya baca kemarin 389 kota/ kabupaten yang belum menjadi Kota Layak Anak, ini salah satunya Pangkalpinang yang belum. Saya yakin Bapak Taufik bisa memberi arahan dengan kami. Di sini hadir semua OPD terkait, instansi vertikal, lembaga masyarakat, forum anak dan kami siap mendengarkan arahan agar kami bisa mendapat predikat Kota Layak Anak,”ungkap Molen._(humas-pkp)

#TimhumasprotokolPangkalpinang

You may also like...