Targetkan Adipura, Wali Kota meminta ASN Pemkot Pangkalpinang Jadi Duta Kebersihan

Wali Kota Pangkalpinang menargetkan Kota Pangkalpinang mendapatkan Piala Adipura. Karena itu, ia meminta semua ASN Pemerintah Kota Pangkalpinang menjadi duta kebersihan di lingkungannya masing-masing. Hal ini disampaikannya dalam amanat Apel Mingguan pada hari Senin (11/3) pagi di Halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Wali Kota menyatakan hal terpenting dari masalah kebersihan adalah mindset (pola pikir) dan perilaku. Ia berharap, ASN di Pemerintah Kota Pangkalpinang menjadi contoh dan penyambung lidah ke masyarakat dengan cara menyampaikan masalah kebersihan ini ke lingkungan masing-masing.

“Kebersihan ini tidak akan selesai hanya oleh salah satu dinas,  tetapi harus menjadi tanggung jawab kita bersama. Oleh sebab itu pagi ini, tolong menjadi duta kebersihan semua,”pinta Wali Kota kepada para ASN peserta Apel Mingguan.

Wali Kota mengungkapkan hasil inventarisasi permasalahan masyarakat yang disampaikan melalui Program Jum’at Bahagia, media sosial, whatsapp, instagram, dan sms, 50%-nya adalah masalah kebersihan terutama masalah sampah. Karena itu, ia meminta semua ASN di Pemerintah Kota Pangkalpinang bekerja bersama-sama untuk mendapatkan Penghargaan Adipura.

“Jangan saling menyalahkan dan saling menuduh! Jika ini masalah sampah, ini adalah masalah kita bersama. Merubah infrastruktur, sarana dan prasarana mungkin mudah kita ciptakan, tetapi merubah mindset dan perilaku itu yang susah kita ciptakan. Oleh sebab itu, kita mulai semuanya dari  para RT, RW, melalui camat dan lurahnya, kita galakkan gotong royong kebersihan di lingkungan masing-masing,”tegas Wali Kota.

Wali Kota menyatakan di setiap kelurahan akan ada satu kontainer sampah, dua mobil sampah, dan lima petugas kebersihan. Namun, sarana dan prasarana serta sumber daya yang ada di setiap kelurahan akan sia-sia apabila tidak didukung oleh perilaku masyarakat.

“Kalau masyarakat hanya mengandalkan aparatur, hanya mengandalkan petugas kebersihan, saya kira ini tidak akan selesai,”imbuhnya.

Wali Kota meminta para kepala OPD, camat dan lurah di Pemerintah Kota Pangkalpinang agar menekankan kepada seluruh pegawainya agar menjaga kebersihan lingkungan masing-masing dengan cara membuang sampah pada tempatnya mulai mengurangi mengonsumsi segala sesuatu yang menggunakan plastik dan kantong plastik.

“Saya dapat laporan ada satu dinas instansi di kantornya itu terdapat TPS (Tempat Pembuangan Sampa). Bagaimana kita mau dapat Adipura kalau di kantor kita sendiri pun joroknya luar biasa!”ujarnya.

Wali Kota juga mengajak para Kepala OPD untuk mulai menggalakkan Jum’at Bersih dan gotong royong serta membuat perencanaan anggaran untuk kebersihan di kantor masing-masing.

“Tidak ada lagi gorong-gorong dan got yang buntu. Tidak ada lagi nantinya di kelurahan kontainer sampah tidak tersedia. Tidak ada lagi nantinya di lingkungan kita di Pangkalpinang ini membangun rumah di atas got, di atas gorong-gorong. Terus ini kita gelorakan. Dinas instansi yang terkait tegaskan juga ke stakeholder terkait, pihak swasta yang punya roko-ruko di pinggir jalan wajibkan untuk mempunyai kotak sampah,”tegasnya kepada para Kepala OPD.

#Penulis: Yuliandari

You may also like...