Tahun 2019, OPD di Pemerintah Kota Pangkalpinang harus Punya Minimal Satu Inovasi Pelayanan

Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil meminta pada tahun 2019 setiap OPD mempunyai minimal satu inovasi dan inovasi ini akan dilombakan. Hal ini disampaikannya pada acara Apel Pagi sekaligus Penyerahan Penghargaan Pelayanan Publik Kota Pangkalpinang Tahun 2018, Senin (31/12/2018), bertempat di Halaman Gedung Tudung Saji Kantor Wali Kota Pangkalpinang.

“Saya berharap 2019 setiap OPD harus minimal punya satu inovasi. Minimal, ada lebih alhamdulillah. Satu inovasi. Yang mudah-mudahan inovasi yang dilakukan ini visioner. Kita jangan jadi follower. Jadi visioner. Saya berharap 2019 setiap OPD ada satu inovasi. Ini bisa kita lombakan nantinya,”ungkapnya.

Wali Kota Pangkalpinang memberikan apresiasi kepada OPD yang menerima telah penghargaan atas inovasi dalam pelayanan. Dia berharap hal ini bisa ditiru dan ditingkatkan oleh OPD-OPD lainnya.

Dikatakannya, dengan telah dicanangkannya Pangkalpinang sebagai Kota Beribu Senyuman, dia meminta ASN di Pemerintah Kota Pangkalpinang terutama di bidang pelayanan untuk melayani masyarakat dengan senyuman.

“Saya berharap semua ASN terutama di pelayanan, melayani masyarakat minimal dengan senyuman. Layani masyarakat dengan senyuman. Walaupun bulan tue (tua) jangan merengut. Mentang-mentang bulan tue merengut pulik (pula). Layani dengan senyuman, minimal dengan senyuman,”harapnya.

Wali Kota menegaskan hal ini terutama untuk pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah Kota Pangkalpinang karena pelayanannya selalu disorot masyarakat.

“Rumah sakit umum layani dengan senyuman. Mudah-mudahan rumah sakit umum tahun depan, Januari kita sudah pindah ke gedung yang baru, manajemen baru, mudah-mudahan rumah sakit umum kejehteraannya baru. Ini menjadi skala prioritas karena ini pelayanan umum yang selalu disorot masyarakat.”tegasnya.

Dilanjutkannya, ada beberapa perubahan dan pekerjaan yang akan dilaksanakan dan diselesaikan pada tahun 2019, antara lain pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Depati Hamzah, Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), penertiban pasar dan parkir, dan peningkatan PAD.

Terkait dengan pelayanan perizinan satu pintu, Wali Kota meminta agar pelayanan benar-benar satu pintu. Artinya semua pelayanan perizinan dilayani satu pintu di kantor PTSP.

“Untuk pelayanan satu pintu lumayan baik, tapi saya ingin nanti untuk satu pintu yang benar-benar satu pintu. Jadi OPD yang terkait yang memberikan perizinan harus ngantornya di PTSP. Minimal dimulai dari OPD-OPD yang memang banyak perizinannya. Itu baru satu pintu,”imbuhnya.

Wali Kota juga meminta Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Dinas Perhubungan untuk bersiap-siap melakukan pekerjaan besar pada tahun 2019 yaitu penertiban pasar dan parkir.

“Kawan-kawan Pol PP, Dinas Perhubungan, siap-siap kita 2019 punya kerjaan besar yang harus kita tangani bersama. Kota Pangkalpinang harus berubah. Ketertiban dan keindahan harus berubah,”ungkapnya.

Untuk sisi penerimaan, dia menargetkan akan menaikkan penerimaan pada tahun 2019 karena dia berjanji pada tahun 2020 kesejahteraan ASN Pemerintah Kota Pangkalpinang harus naik.

“2019 kita kejar target penerimaan karena saya janji 2020 kesejahteraan bapak ibu harus naik. Amin yang paling besar mudah-mudahan disetujui Allah SWT. Tapi penerimaan harus naik karena kalau penerimaan tidak naik susah kita mau menaikkan tunjangan”ujarnya.

“Bantu saya biar perimbangan antara 60:40 persen belanja langsung dan belanja tidak langsungnya bisa. Kalau tidak berimbang susah. Oleh sebab itu, ayo kita sama-sama kasih kesadaran dari bawah! Buang kebocoran-kebocaoran yang ada. Buat kesadaran masyarakat untuk meningkatkan sisi penerimaan. Kalau penerimaan sudah naik, Insyaalah kita bisa rasakan bersama. Beri kepercayaan kepada masyarakat dengan inovasi-inovasi dengan visioner-visioner dari kita semua,”ajaknya.

Penghargaan-penghargaan yang diserahkan pada acara ini yaitu pertama Piagam Penghargaan dalam rangka Penilaian Kinerja Unit Penyelenggara Pelayanan Publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Sipil Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia. Penghargaan diserahkan oleh Wali Kota Pangkalpinang kepada Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu dengan yang mendapatkan nilai kategori baik dengan catatan, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mendapatkan nilai kategori baik dengan catatan, dan RSUD Depati Hamzah mendapatkan nilai kategori baik dengan catatan.

Dilanjutkan dengan penyerahan Plakat Anugrah Citra Pelayanan Publik Kota Pangkalpinang Tahun 2018 dengan Lokus Penilaian Inovasi Pelayanan yang diterima oleh:

  • Peringkat pertama, Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak dengan inovasi layanan “Teman Sopan Termanis” (Sistem Pelayanan Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Anak Terpadu menuju masyarakat sejahtera dan harmonis), dengan total jumlah nilai 850;
  • Peringkat kedua, UPTD Puskesmas Air Itam dengan inovasi pelayanan “Klinik Getas” (Klinik Generasi Sehat dan Cerdas) dengan total jumlah nilai 730; dan
  • Peringkat ketigas, UPTD Puskesmas Kacang Pedang dengan inovasi layanan “Gelas Emas” (Gerakan Lansia, Energik, Mandiri dan Siaga) dengan total jumlah 670.  (yl)_(Humas-pkp)

Mungkin Anda juga menyukai