Tahun 2019, Honorarium Pegawai Honorer Pasukan Kuning , Satpol PP dan Damkar Kota Pangkalpinang Naik

Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil atau Molen menyatakan honorarium pegawai honorer pasukan kuning (petugas kebersihan), pegawai honorer Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), dan pegawai honorer pemadam kebakaran (damkar) di Kota Pangkalpinang pada tahun 2019 akan dinaikkan.

Hal ini disampaikan Molen pada acara Silaturrahim Wali Kota Pangkalpinang dengan Pasukan Kuning, Satpol PP dan Damkar Kota Pangkalpinang pada hari Jum’at, 14 Desember 2018, bertempat di Rumah Dinas Walikota Pangkalpinang.

“Honor honorer satpol pp, tenaga damkar Insyaallah tahun 2019 naik sekitar 300 – 400 ribu per orang. Tenaga kebersihan berkat perjuangan Pak Iwan (Kepala Dinas Lingkungan Hidup Iwansyah) naik hampir 500 ribu per orang,”katanya.

Molen meminta dukungan petugas kebersihan untuk mewujudkan Pangkalpinang sebagai Kota Beribu Senyuman dengan bekerja keras menjaga kebersihan.

“ Jargon kota kita sekarang adalah Kota Beribu Senyuman (Thousand of Smiling City). Oleh sebab itu harus tersenyum,”ujarnya.

“Hari ini saya minta tolong. Ayo, tunjukkan semangat kita! Kebersihan adalah hal utama untuk menciptakan Pangkalpinang ini Kota Beribu Senyuman. Saya minta kita sama-sama sepakat. Bapak ibu silahkan tunjukkan kinerjanya. Kerja yang keras. Soal kesejahteraan biar wali kota yang memikirkannya,”lanjutnya.

Molen juga menyampaikan dia sudah berbicara kepada Kepala Dinas Lingkungan Hidup Iwansyah untuk menambah jumlah petugas kebersihan dan mengganti sarana dan prasarana kebersihan seperti mobil pengangkut sampah yang kondisinya sudah tidak layak.

Selain itu, Molen menyatakan keinginannya untuk memperbaiki sarana dan prasarana damkar dan satpol pp. Dia bercita-cita damkar di Kota Pangkalpinang seperti damkar di luar negeri. Untuk itu, damkar akan dicarikan tempat/posko yang representatif.

Selanjutnya, Molen menyampaikan rencananya untuk mendata pegawai honorer di Kota Pangkalpinang.

“Nanti semua honorer akan saya kumpulkan dan akan didata secara online. Data honorer lengkap jadi ketika ada pengurangan dan penambahan honorer kita langsung tahu. Kita bisa cek online melalui handphone masing-masing sehingga kinerja terukur. Jadi yang ketahuan yang tidak bekerja,”katanya.

Molen menyatakan bahwa dia sudah mempunyai data pegawai satpol pp dan damkar yang tidak pernah masuk. Dia meminta Kepala Satpol PP Kota Pangkalpinang Rasdian Setiadi untuk memecat pegawai yang tidak pernah masuk tersebut. (yl)

Mungkin Anda juga menyukai