Sampah Jangan Dianggap Musuh, Tetapi Anggap sebagai Teman

Wakil Wali Kota Pangkalpinang Muhammad Sopian mengajak untuk menganggap sampah sebagai teman, bukan sebagai musuh. Ajakan ini disampaikannya kepada  siswa-siswi SLTP se-Kota Pangkalpinang peserta Sosialisasi Sadar Reduce, Reuse, Recycle (3R) bagi Siswa/Siswi Tahun 2019 pada hari Rabu (10/4/2019) di Ruang Pertemuan Hotel Bumi Asih Kota Pangkalpinang.

“Jadi sekarang sampah kita anggap sebagai teman, kalau kita anggap sebagai teman pasti akan membantu kita juga, betul? Kita urus, kita pergunakan teman itu, dan akhirnya untuk kebaikan kita. Inilah inti sosialisasi pada hari ini, yaitu sampah jangan dianggap musuh, tetapi anggap sebagai teman yang bisa membantu kita dan mempunyai nilai ekonomis,”kata Sopian.

Acara ini diikuti oleh seratus siswa-siswi dan guru yang berasal dari 25 SLTP di Kota Pangkalpinang.

Di awal sambutannya, Wakil Wali Kota meminta peserta untuk menyampaikan pendapat mereka mengenai arti sampah. Setelah mendengar pendapat yang disampaikan, dia mengambil kesimpulan bahwa 50 persen dari perwakilan peserta menyampaikan sampah adalah sesuatu yang tidak terpakai dan tidak berguna serta tidak mempunyai nilai.

“Dari tanggapan lima puluh persen tadi menganggap kalau sampah tidak berguna dan tidak bernilai. Itu benar jika kita menganggap sampah itu sebagai musuh. Kalau menganggap sampah itu sebagai teman, kita sama kawan peduli tidak?”tanya Sopian.

Diungkapkan Sopian, melalui kegiatan ini Pemerintah Kota Pangkalpinang ingin menjadikan anak-anak yang hadir pada kegiatan ini sebagai pejuang sampah Kota Pangkalpinang. Arti kata pejuang di sini adalah tidak menjadikan sampah sebagai lawan, tetapi menjadikan sampah sebagai teman.

Sehingga ketika kita menggangap sebagai teman, ada proses kegiatan seperti yang kita sebut tadi 3 R (Reduce, Reuse, Recycle), mulai dari pemilahan sampai didaur kembali, sampai kegiatan sampah itu bisa mebantu ekonomi kita. Kalau dianggap sebagai lawan, hanya dibuang saja dimana-mana di Pangkalpinang ini maka sampah akan menumpuk,”jelasnya.

Di kesempatan ini, Sopian meminta para guru pendamping untuk mengikuti kegiatan ini karena Pemerintah Kota Pangkalpinang akan mengenalkan kepada sekolah-sekolah cara memperlakukan sampah sebagai teman supaya sampah ini bisa membantu anak didik.

Di akhir sambutannya, Sopian meminta para peserta meresapi dan menghayati materi 3R yang disampaikan sehingga bisa dilaksanakan di lingkungan sekolah dan keluarga.

“Kalau masyarakat Pangkalpinang sudah menjadikan sampah sebagai teman, Pangkalpinang akan menjadi kota yang bersih, Kota Beribu Senyuman,”tandasnya.

#Fotografer: Jatmiko
#Peliput & Penulis: Yuli

You may also like...