Pemerintah Kota Pangkalpinang Sidak Pegawai Pasca Cuti Bersama Idul Fitri

Pemerintah Kota Pangkalpinang melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak) Pegawai ke beberapa OPD pada hari pertama masuk kerja setelah Cuti Bersama Idul Fitri 1440 H / 2019 M, Senin (10/6/2019). Beberapa OPD yang disidak adalah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kecamatan Pangkalbalam, Puskesmas Pangkalbalam, Dinas Dukcapil, Dinas Penanaman Modal, PTSP dan Tenaga kerja, serta RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang.

Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil (Molen) bersama Sekretaris Daerah Kota Pangkalpinang Radmida Dawam, para Asisten, dan tim dari BKPSDMD dan Satpol PP Kota Pangkalpinang turun langsung menyidak kehadiran ASN dan Non ASN Pemerintah Kota Pangkalpinang.

Wali Kota Pangkalpinang pada sidak hari ini menyambangi RSUD Depati Hamzah. Dia menyatakan sidak hari ini lebih melihat kepada fasilitas pelayanan umum di RSUD Depati Hamzah, bukan memvonis atau men-judge, tetapi lebih melihat apa yang menjadi kebutuhan, apa yang menjadi kekurangan RSUD, sehingga bisa melengkapi dan memberikan pelayanan lebih baik kepada masyarakat.

“Inikan rumah baru, rumah sakit ini baru dibangun, jadi tentunya masih banyak fasilitas-fasilitas yang masih kurang. Hal-hal kecil seperti gorden untuk penahan panas belum ada, teralis untuk pengunjung biar tertib, selimut untuk para pasien, kotak sampah, tempat pembuangan sampah. Hal-hal seperti ini patut menjadi perhatian bersama,”ujarnya.

Selain itu, Molen mengungkapkan RSUD Kota Pangkalpinang masih kekurangan sarana dan prasarana alat-alat kesehatan (alkes) seperti belum adanya CT Scan, MRI, dan alat endoscopy yang rusak. Pengadaan alkes ini akan diusahakan dengan menggunakan dana APBN. Pada tahun ini, Pemerintah Kota Pangkalpinang mendapatkan dana pusat sekitar Rp8,5 milyar-Rp9,5 milyar.

“Rumah Sakit ini biar benar-benar bisa dimanfaatkan masyarakat, ada kepercayaan masyarakat. Selama ini kan kita mau CT Scan harus ke Siloam, RS Timah, RS KIM, padahal ini bisa menjadi income untuk Rumah Sakit kita. Nah, ini yang harus kita cari jalan keluarnya sehingga tersedia dan bisa menjadi income untuk kita,”ungkapnya.

Molen juga menyampaikan nantinya di setiap kecamatan akan disediakan ambulans dan mobil jenazah. Ini merupakan salah satu upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat.

“Saya maunya kita jemput bola nanti, siapa yang sakit kita siap jemput bola. Kita anggarkan semua dari APBD,”imbuhnya.

Berkenaan dengan upaya memberikan pelayanan kesehatan terbaik kepada masyarakat, Pemerintah Kota Pangkalpinang juga akan menaikkan tunjangan untuk dokter spesialis menjadi RP30 juta pada tahun depan. Pada tahun ini, tunjangan dokter spesialis sebesar Rp20 juta.

“Waktu saya belum masuk Rp12 juta, terendah se-Bangka Belitung, padahal kita ibu kota, kerja mereka lebih banyak. Bagaimana mereka bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat kalau gaji mereka terendah. Sebenarnya bukan naik gaji, perlu digarisbawahi ini penyesuaian gaji tenaga dokter spesialis kita diiringi dengan para tenaga medis yang lain yang selama ini macet 1 tahun jasa mediknya. Alhamdulillah, sekarang beguyur per bulan mulai dibayar,”kata Wali Kota yang dilantik pada 14 November 2018.

Menurut Molen, pelayanan RSUD Depati Hamzah mulai menunjukkan kemajuan sejak dilantiknya Direktur yang baru. Walaupun perlahan, tapi hal-hal kecil mulai dibenahi.

“Posisi Rumah Sakit kita kemarin, menurut saya, sangat miris. Tapi ini mulai pelan-pelan kita berbenah. Mohon dukungan dan kepercayaan masyarakat, Rumah Sakit mulai kita benahi sedikit demi sedikit. Ini tidak bisa sim salabim langsung selesai langsung bagus, tapi butuh proses,”ungkapnya.

Molen juga meminta masyarakat membantu Pemkot Pangkalpinang untuk memperbaiki pelayanan RSUD Kota Pangkalpinang dengan cara memberikan masukan dan memberikan kritik yang membangun.

Setelah Sidak di RSUD Depati Hamzah Kota Pangkalpinang, Wali Kota dan Tim Sidak melanjutkan Sidak ke Dinas Penanaman Modal, PTSP, dan Tenaga Kerja. Di sini, Wali Kota sempat berbincang dengan pengunjung di PTSP dan memeriksa daftar hadir pegawai._(humas-pkp)

#Timhumasdanprotokolpangkalpinang

Mungkin Anda juga menyukai