PEMERINTAH KOTA PANGKALPINANG PERINGATI HARI KESETIAKAWANAN SOSIAL TAHUN 2018

Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil menjadi pembina Upacara Peringatan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) Tingkat Kota Pangkalpinang Tahun 2018 pada hari Senin (17/12/2018), bertempat di Halaman Kantor Wali Kota Pangkalpinang.

Beberapa bantuan, penghargaan dan hadiah diserahkan pada acara ini. Bantuan pertama yang diserahkan adalah Bantuan Rehabilitasi Sosial Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) dari Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) sebanyak 50 rumah sebesar Rp75 juta Masing-masing rumah mendapatkan bantuan sebesar Rp15 juta.

Selain itu, Kemensos RI memberikan Bantuan  KUBE (Kelompok Usaha Bersama) sebanyak 50 KUBE sebesar Rp1 milyar. Masing-masing KUBE mendapatkan Rp20 juta. Bantuan diserahkan oleh Direktur Penanganan Fakir Miskin Pedesaan Kemensos RI  Dr. Naziarto, M.Hum kepada Wali Kota Pangkalpinang.

Wali Kota mengucapkan terima kasih kepada Kemensos RI, khususnya kepada Dr. Naziarto, M.Hum atas bantuan ini.

“Pada kesempatan ini ingin saya sampaikan juga ucapan terima kasih kepada Direktur Penanganan Fakir Miskin Pedesaan Kementerian Sosial Republik Indonesia  Dr. Naziarto, M.Hum. Beliau ini adalah putra daerah Bangka Belitung yang telah memberi kontribusinya membantu  pembangunan di Pangkalpinang ini melalui bantuan seperti yang kita lihat tadi. Saya secara pribadi dan mewakili seluruh masyarakat Pangkalpinang sangat mengucapkan beribu terima kasih kepada Bapak atas sumbangsihnya. Dan alhamdulillah Pak Naziarto tadi berbisik kepada saya dan beliau berjanji untuk 2019 bantuan ini akan beliau tingkatkan,”ucapnya.

Wali Kota juga mengapresiasi kinerja Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PPPA) Kota Pangkalpinang karena keberhasilannya mendapatkan bantuan dari pusat.

“Kita patut apresiasi kepada Pak Fitri (Kepala Dinsos PPPA Kota Pangkalpinang Fitriansyah) dan kawan-kawan telah berhasil atas beberapa penghargaan tadi. Dan poinnya adalah berhasil mendapatkan bantuan-bantuan yang ada di pusat sana bisa dibawa ke Kota Pangkalpinang. Saya sangat menghargai dan mengapresiasi perkerjaan-pekerja seperti ini. Saya berharap ini akan diikuti oleh OPD-OPD yang lain. Karena ini sangat positif dan berguna untuk masyarakat,”katanya.

Bantuan kedua diserahkan adalah bantuan CSR (Corporate Social Responsibility) dari PT Telkom Bangka Belitung. Bantuan diserahkan oleh General Manager PT Telkom Bangka Belitung Muhammad Fetrianto kepada Wali Kota Pangkalpinang.

“Kita berterima kasih kepada PT Telkom. Saya sudah bicara dengan PT Telkom, banyak hal yang bisa mereka bantu untuk kita. Program CSR-nya dan segala macamnya. Yang sudah pasti tapi setiap bulan beliau akan  membantu masyarakat Pangkalpinang 20 paket. Nanti setiap bulan ada 20 paket dari PT Telkom yang akan kita sebarkan ke masyarakat yang ada di Pangkalpinang,”ucapnya.

Wali Kota menyatakan bantuan-bantuan ini merupakan contoh bahwa membangun Pangkalpinang tidak harus selalu menggunakan APBD.

“Bapak ibu semua ini contoh kita bisa bekerja membangun Pangkalpinang ini tidak mesti pakai anggaran APBD. Banyak hal yang di luar sana bisa kita manfaatkan untuk membangun Pangkalpinang ini. Membikin Pangkalpinang ini tersenyum tidak mesti dari kantong pribadi APBD kita. Oleh sebab itu saya berharap bapak ibu di OPD, yuk dengan tulus dan ikhlas kita cari sumber-sumber dana, sumber-sumber kegiatan yang bisa membantu masyarakat kita,”ajaknya.

Penyerahan Hadiah

Pada acara ini, Wali Kota juga menyerahkan hadiah beberapa perlombaan dalam rangka memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Tahun 2018.

“Tahun ini ada yang sudah dan akan dilaksanakan (kegiatan). Sebelumnya kita sudah  mengadakan lomba pilar-pilar sosial yang tahun ini baru dilaksanakan dua lomba saja yaitu karang taruna dan pekerja sosial masyarakat (PSM) atau  tenaga kerja sosial kecamatan,”katanya.

Wali Kota mengucapkan terima kasih kepada para PSM karena telah bekerja tulus dan ikhlas membangun Pangkalpinang selama ini, walaupun tidak digaji. Wali Kota berjanji akan menaikkan jumlah bantuan untuk PSM pada tahun 2019.

“Tahun 2019 saya sudah komitmen jika bapak ibu kerjanya sudah bener tulus dan ikhlas. Saya lihat PSM ini jumlahnya tidak banyak kurang lebih sekitar 50 orang. Tetapi saya lihat bapak ibu kasihan mereka, mereka juga manusia. Mereka tidak digaji selama ini. Tidak ada gaji khusus untuk mereka.”

Saya berjanji pertama-tama untuk 2019 saya cuma bisa kasih kalau dipukul rata-rata untuk sementara ini 300 ribu perbulan dulu  melalui transportnya. Kedepan saya sudah diskusi dengan Pak Fit, mungkin di perubahan diusahakan nanti kita naikkan jadi 500 ribu,”janjinya.

Wali Kota menambahkan bahwa dia akan berupaya meningkatkan sisi penerimaan PAD sehingga bisa menaikkan honorarium PSM sebesar Rp1 juta per orang. Hal ini merupakan penghargaan atas kontribusi PSM selama ini.

“Jumlahnya cuma 50 orang. Kontribusi yang mereka berikan ke masyarakat itu luar biasa. Kemarin di Parit Lalang ada kebakaran saya langsung disana karena saya dapat informasi dari PSM. Mereka sudah standbye di sana. Waktu saya kampanye kemarin juga saya lihat rata-rata di pelosok ini yang banyak memberikan kontribusi ini salah satunya PSM. Terima kasih betul kalian berjuang tanpa jasa sebetulnya,”ucapnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak untuk bekerja tulus dan ikhlas membangun Pangkalpinang.

“ Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada bapak ibu yg mendapat penghargaan di pagi hari ini. Semoga ini terus ditingkatkan ke depannya. Berkali-kali saya mengharapkan bapak ibu untuk bekerja keras, buang iri dengki, negatif berpikir segala macam. Silahkan bekerja  biar kesejahteraan bapak ibu saya yangg memikirkannya,” tutupnya.(yl)_(humas-pkp)

You may also like...