Pemerintah Kota Pangkalpinang Jalin Kerja Sama dengan Unsri untuk Membangun SDM di Pangkalpinang

Rektor Universitas Sriwijaya (Unsri) Prof. Dr. Ir. H. Anis Saggaf, MSCE beserta rombongan berkunjung ke Pemerintah Kota Pangkalpinang pada hari Jum’at (12/4/2019) di Ruang Rapat Wali Kota Pangkalpinang Lantai 2 Kantor Wali Kota Pangkalpinang. Kunjungan ini diterima langsung oleh Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil yang merupakan alumni Unsri.

Anis dalam wawancara dengan para wartawan menyatakan kunjungan kali ini adalah untuk menjalin dan memperbarui kerja sama, serta mengeksekusi beberapa hal, salah satunya Program S-3 by Research.

“Pangkalpinang  tempat yang memang dulu pernah punya historikal dengan Unsri. Kita banyak kerja sama, banyak yang kita bantu, dan  di sini banyak sumber daya manusia yang bagus-bagus, termasuk sumber daya alam. Jadi makanya kita buat kerja sama , memperbarui  yang lama dengan sekaligus ada beberapa yang akan eksekusi salah satunya adalah ada Program Doktor S-3 by Research. Kemudian di Pangkalpinang ini banyak sumberdaya yang secara visual sudah doktor sebetulnya, tapi secara akademik harus melalui proses,”kata Anis.

Selain itu, Anis menjelaskan Unsri mempunyai prodi (program studi) perikanan, prodi kelautan, dan prodi pengelolaan hasil perikanan. Dia menawarkan untuk membangun laboratorium ketiga prodi tadi dan pusat pelatihan untuk recharging program dan outbond mahasiswa Unsri yang berlokasi di pinggir pantai, sebagai ganti aset Unsri di SMA Negeri 3 Pangkalpinang. Pembangunan ini akan bermanfaat bagi Kota Pangkalpinang karena akan banyak mahasiswa Unsri yang datang sehingga menguntungkan sektor pariwisata Kota Pangkalpinang.

“Jadi banyak yang bisa kita lakukan sebenarnya, apalagi Pak Wali Kota ini adalah alumni kita, jadi kita merasa ada panggilan untuk membantu beliau memajukan masyarakat Pangkalpinang ini. Beliau  memimpinnya kemudian dibantu lagi dari Unsri maka Pangkalpinang ini akan lebih maju lagi,”harap Anis.

Sementara itu, Wali Kota Pangkalpinang yang biasa disapa Molen menyambut baik dan tertarik dengan penawaran kerja sama dari Unsri.

“Saya catat ada beberapa hal pak di sini termasuk disampaikan tadi Program S-3 by Research, saya tertarik. Saya tertarik nanti akan kita follow-up dan akan kita tindaklanjuti. Memang kami sangat perlu untuk meningkatkan SDM kami. SDM kami harus update-lah, up to date sekarang,”kata Molen.

Molen meminta nanti disediakan waktu khusus untuk Unsri memaparkan Program S-3 by Research kepada para pegawai Pemerintah Kota Pangkalpinang yang berminat.

Selain program peningkatan SDM aparatur Pemkot Pangkalpinang, Molen tertarik menjalin kerja sama di bidang kedokteran.

“Saya tertarik yang sekolah kedokteran tadi, itu yang utama. Jadi kita perlu dokter-dokter dari Bangka, dari Pangkalpinang, dokter-dokter santri atau apalah programnya. Anak-anak kita yang pintar- pintar kita sekolahkan kedokteran supaya mereka bisa kembali ke kampungnya mengabdi ke seperadik-seperadiknya yang ada di sini, why not?”ungkapnya.

Selanjutnya, Molen menyampaikan keinginannya untuk meningkatkan sektor pariwisata di Pangkalpinang. Karena  itu, dia meminta Unsri untuk bekerja sama membangun SDM di bidang pariwisata. Dia menjelaskan, di Pangkalpinang ini membangun infrastrukturnya agak lebih mudah dibandingkan membangun perilakunya sehingga dia berpikir untuk menerapkan cara “struktur merubah kultur”.

Terkait dengan sekolah perikanan, Molen menyatakan akan membantu menyediakan lokasi.

“Kita punya aset Pak, Pangkalpinang ini punya aset  sangat strategis di pinggir laut 70 hektar punya kami. Kalau kita hibahkan sedikit, tetapi multiplier effect-nya itu banyak untuk masyarakat kami, why not? Cepat kita malah saya suka Pak. Mari di situ kami dibantu!”katanya. Bantuan kerja sama terakhir yang diminta Molen kepada Unsri adalah membuat grand design untuk membangun Pangkalpinang. Dia berharap dengan adanya grand design ini akan memudahkan untuk membangun Pangkalpinang, termasuk memudahkan wali kota ke depan karena pembangunan menjadi jelas.

You may also like...