Molen: “Rugi Tidak Ikut Safari Ramadhan”

Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil (Molen) menyatakan, pejabat Pemerintah Kota Pangkalpinang yang tidak ikut Safari Ramadhan seharusnya merasa rugi. Hal ini disampaikannya saat memberikan sambutan pada kegiatan Safari Ramadhan Pemerintah Kota Pangkalpinang hari ketujuh, Kamis (15/5/2019), di Masjid Al-Hidayah Jalan Kampung Melayu, Kelurahan Tua Tunu Indah, Kecamatan Gerunggang, Kota Pangkalpinang.

“Rugi tidak ikut Safari Ramadhan ini. Saya saja rindu kondisi seperti ini. Silaturahmi dapat, olahraga dapat, ibadah dapat. Jadi rugi kalau tidak ikut,”katanya.

Sebelumnya, Molen menyampaikan bahwa hari ini tepat enam bulan setelah dia dilantik sebagai Wali Kota Pangkalpinang sejak November 2018. Berdasarkan aturan, dia sudah bisa melantik para pejabat.

“Nah, jadi mulai hari ini saya sudah bisa melantik pejabat-pejabat saya untuk membentuk super tim untuk membangun Pangkalpinang. Jadi bagi yang tidak ikut Safari Ramadhan malam ini, besok tidak saya pecat, tapi tunggu saja,”ujarnya.

Pada kegiatan Safari Ramadhan kali ini, Wali Kota hadir bersama Kepala Kejaksaan Negeri Pangkalpinang Ari Prioagung, Staf Ahli Wali Kota Pangkalpinang, Asisten, Kepala OPD, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Pangkalpinang, BKPMRI, Baznas, dan BNI.

Molen mengatakan kehadirannya malam ini dalam rangka bersilaturahmi dan mendengarkan keluhan masyarakat Pangkalpinang.

“Kami hadir di tengah-tengah masyarakat dalam rangka salah satunya melaporkan progress report (laporan kemajuan) apa yang sudah kami lakukan. Hari ini enam bulan lebih berapa hari saya menjabat menjadi Wali Kota Pangkalpinang,”katanya.

Pada Safari Ramadhan kali ini, Wali Kota menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang sebesar Rp60 juta untuk pembangunan tempat parkir Masjid Al-Hidayah.

“Jadi kami bantu sebesar Rp60 juta. Kalau minta masjid, 600. Jadi lain kali kalau minta itu jangan parkir, kalau minta parkir, diberinya ya segitu. Minta lagi, Pak. Dua tahun dari sekarang baru bisa diusulkan kembali,”ujarnya sambil bercanda.

Istri Wali Kota Pangkalpinang Monica Haprinda yang biasanya selalu hadir, tidak tampak malam ini. Wali Kota menjelaskan ketidakhadiran istrinya yang merupakan Ketua TP PKK Kota Pangkalpinang karena hari ini PKK dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kota Pangkalpinang keliling kecamatan dalam rangka bersilaturahmi dengan kaum dhuafa untuk membagikan paket sembako.

Pada masa-masa Wali Kota sebelumnya, kaum dhuafa ini dikumpulkan di Kantor Kecamatan dan dibagikan paket sembako. Namun semenjak kepemimpinannya, paket sembako dibagikan langsung ke rumah-rumah (door to door) untuk melihat langsung kondisi masyarakat.

“Ada beberapa hasil yang kami dapatkan. Istri saya cerita, ada beberapa titik yang seharusnya tidak dapat lagi bantuan, itu dapat bantuan. Ada beberapa titik yang memang perlu sekali dibantu. Orang tua dan keluarganya tidak ada lagi, tidak punya tanah, jadi rumahnya sewa,”kata Molen.

Malam ini, Molen mengingatkan kembali para camat dan lurah agar melayani masyarakat dengan baik. Jadi tidak zaman lagi Wali Kota dan pejabat lainnya minta dilayani. Pangkalpinang sekarang adalah Kota Senyum, karena itu masyarakat harus dilayani dengan senyum.

“Saya sebagai Wali Kota ingin memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat. Mudah-mudahan saya pulang kampung ke Pangkalpinang ini dapat nilai ibadah. Jadi inilah tugas kami di sini berbuat baik untuk masyarakat. Insyaallah, saya tidak bohong, berbicara apa adanya, berupaya untuk apa adanya. Saya tidak mau bohong, saya mau jujur apa adanya,”pungkas Molen._(humas-pkp)

#TimhumasprotokolPangkalpinang

You may also like...