Molen “Pangkalpinang adalah Etelasenya Bangka Belitung”

Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil menghadiri sekaligus memberikan pengarahan kepada SESKO TNI TA 2019, Senin (19/08/2019) di ruang pertemuan OR Gedung Tudung Saji.

Dalam kesempatan itu molen menyampaikan visi dan misi nya dalam membangun kota Pangkalpinang,yang luas nya tidak lebih dari 118,41km persegi,yang jumlah masyarakatnya tidak lebih kurang dari 200 ribu orang.

“Pangkalpinang kota yang kecil bpk ibu dengan luas 118,41km persegi,dengan jumlah penduduk nya 200rb orang,jauh di bandingkan dengan di jawa” jelasnya

Molen di hadapan KKDN PASIS DIKREG SESKO TNI yang hadir memperkenalkan kota Pangkalpinang yang sekarang,dan Pangkalpinang yang akan datang,yang mana nantinya jika orang datang ke bangka belitung,orang akan mengenal Pangkalpinang sebagai kota beribu senyuman,bukan tanjung pinang,atau laskar pelangi,karna Pangkalpinang adalah etelasenya provinsi bangka belitung ibu kotanya provinsi.

“Saya di lantik 9 bulan 270 hari men jadi walikota,satu satunya walikota seindonesia yang namanya molen,begitu juga perubahan yang saya buat,biar lebih di kenal sampai keluar daerah dan manca negara,dengan Pangkalpinang kota beribu senyuman sebagai ibu kota nya provinsi bangka belitung,”jelas Molen.

Rombongan yang di perkirakan 51 orang yang datang ini dari berbagai macam daerah,bahkan ada 2 orang asing salah satunya dari australia dan india,yang di ketuai oleh Brigjen TNI (Mar) Bambang Sutrisno ,S, H., M. Tr (Han) selaku Dankorsis Sesko TNI ini,di suguhi makanan khas bangka belitung khususnya Pangkalpinang yang berupa martabak bangka,dan otak otak,dan walikota juga berjanji kepada tamu yang hadir untuk memperkenalkan kuliner khas bangka yang lainya.

Orang nomor satu di Kota Pangkalpinang tersebut, mengatakan
Untuk PAD Kota Pangkalpinang yang hanya 143 miliar itu belum bisa membangun Kota Pangkalpinang jadi lebih baik lagi.

“PAD Kami hanya 143 miliar, bagaimana mau bangun Kota Pangkalpinang yang tidak sampai APBD 1 triliun,” Jelas Molen.

Di sampaikan lagi oleh Molen,bahwa untuk menambah suntikan biaya pembangunan kota Pangkalpinang itu sendiri,beliau (Molen) harus memutar otak,bagaimana caranya agar mendapat anggaran lebih besar lagi

“Saya harus cerdas memutar otak saya, membangun Kota Pangkalpinang ini dari uang yang tidak ada. Alhamdulillah, selama 9 bulan 270 hari saya menjabat sebagai Walikota Pangkalpinang, PAD kami dari 143 miliar, Alhamdulillah nanti akan tercapai 200 miliar,” tegas Molen.

Diakhir sambutanya
Molen juga mengatakan, agar tercapainya PAD 200 miliar tersebut. Yang akan dilakukan dengan mentertibkan parkir, menggunakan tapping box, karena Kota Pangkalpinang etalasenya Provinsi Bangka Belitung.

“Parkir kita tertibkan, tapping box kita gunakan, Indomaret mau masuk, boleh. Karena Kota Pangkalpinang adalah etalasenya Provinsi Bangka. Belitung. Yang ada di Kota Pangkalpinang adalah Trade, Tourism, Investment, (TTI),” kata Molen.

#Timhumasdanprotokolpangkalpinang

Mungkin Anda juga menyukai