Molen “janjikan” Bonus Umroh untuk Qori/Qori’ah, Hafidz/Hafidzoh Kota Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil, S.IP. M.Si membuka secara resmi acara STQ dan Hadist XXV Tingkat Kota Pangkalpinang yang digelar pada Senin malam (18/3/2019) di Alun-alun Taman Merdeka Pangkalpinang. Acara ini dihadiri oleh Staf Ahli bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Provinsi Bangka Belitung yang Mewakili Gubernuer Bangka Belitung, turut hadir juga pada malam itu Mantan Penjabat Wali Kota Pangkalpinang  Asraf Suryadin, Pejabat di lingkungan pemerintah Kota Pangkalpinang, tokoh agama dan di hadiri oleh mayarakat Pangkalpinang yang antusias ingin menyaksikan pembukaan STQ dan Hadist XXV.

Sebelum acara dimulai Wali Kota yang didampingi oleh istri tercinta serta tamu undangan yang hadir menyaksikan atraksi drum band dari STKIP dan parade defile dari kafilah dari tujuh kecamatan Pangkalpinang yang siap untuk berlomba di STQ dan Hadist ke XXV.

Ada yang terlihat istimewa pada acara ini, biasanya tamu undangan mendengarkan pembacaan lantunan ayat suci Al-Qur’an dan syaritilawah dari peserta STQ dan Hadist yang di tunjuk, namum semalam Wali Kota Pangkalpinang yang akrab disapa Molen beserta istri Monic yang membacakan sebagai pembuka acara semalam.

Dalam sambutannya Molen mengucapkan permohonan maaf dan menjelaskan bahwa tidak memiliki maksud tertentu dalam melantunkan ayat suci tersebut. Beliau hanya ingin memberikan motivasi untuk dirinya sendiri, keluarga serta masyatakat Pangkalpinang agar selalu mencintai Al-Qur’an,” Saya dan istri mohon maaf yang sebesar-besarnya jika tadi kami berdua tampil untuk mengaji  dan membaca syaritilawahnya itu tidak  ada maksud apa-apa kami ingin memotivasi diri kami berdua beserta anak-anak, keluarga kami dan mudah-mudahan ini bisa memberi motivasi kepada adik-adik kita yang nanti tampil dan juga mudah-mudahan untuk bisa memotivasi kita semua  untuk lebih mencintai Al-Qur’an,” ujarnya.

Molen beserta keluarga selalu berupaya dengan dirinya hadir di Pangkalpinang mungkin selama lima tahun akan memeberikan manfaat untuk syiar di Pangkalpinang. Tidak hanya itu Molen pun bermunajat, “Saya bermunajat sama  Allah semoga kehidupan saya beserta keluarga, menjadi ladang amal untuk kami sekeluarga tulus, ikhlas , supaya apa yang nanti kami lakukan kedepannnya bisa bermanfaat untuk seluruh masyarakat Pangkalpinang  dan umumnya untuk masyarakat Bangka Belitung. Saya mengajak kepada seluruh masyarakat Pangkalpinang untuk mencintai Al-Qur’an, kita ramaikan kita syiarkan Islam di Pangkalpinang,” ungkap Molen.

Molen mengajak agar sama-sama untuk belajar secara kafah bahwa Islam tidak pernah membedakan suku, ras, dan antar golongan, karena Islam adalah agama yang cinta damai, “Mari semua aspek stakeholder terkait  seperti yang pak staf ahli sampaikan tadi mau dia Gubernur  mau dia Walikota, Petani, Buruh dan segala macemnya semuanya sama di mata Allah swt,”katanya. Molen menjelaskan dan mengungkapkan kata maaf yang khusus ditujukan kepada peserta yang mengikuti lomba karena awalnya dia berjanji untuk yang menang di tahun 2019 ini akan mendapatkan hadiah umroh namun belum bisa direalisasikan terkait masalah penganggaran, tetapi dirinya berjanji akan memberikan bonus kepada para Qori/Qori’ah serta Hafidz/Hafidzoh Kota Pangkalpinang yang menang di tingkat Provinsi diberi tambahan bonus sebagai bentuk motivasi,”

#Fotografer: Miko
#Peliput & Penulis : Edoy & Yenni

Mungkin Anda juga menyukai