Molen Akan Meningkatkan Retribusi Pajak

Wali Kota Pangkalpinang kota beribu senyuman H. Maulan Aklil menjadi pembina apel mingguan di halaman gedung tudung saji kantor  Wali Kota, Senin (5/8/2019). Sekaligus menyerahkan piagam penghargaan dari dinas pendidikan dan kebudayaan Kota Pangkalpinang serta penyerahan piagam rekor muri atas nama Exito Arta Nathanael Sitorus atas rekor anak termuda usia 5 tahun yang mampu membaca dan menggambar Bentuk Bangun Ruang menggunakan Bahasa Inggris yang fasih secara lisan.

Dalam sambutannya Molen menyampaikan Progres Report terkait dengan peningkatan pajak retribusi penerimaan PAD (pendapatan asli daerah) yang harus disampaikan kepada masyarakat luas yang khusnya masyarakat Pangkalpinang yang anntinya berdampak langsung ke masyarakat Kota Pangkalpinang.  

“Selain Dari Pada Itu,Salah Satu Yang Akan Kita Lakukan Adalah Menarik Investasi Untuk Datang Ke Kota Pangkalpinang. Hari Ini Saja Sudah  Seribu Delapan Ratus Yang Daftar Ke PTN PTSP Kita Untuk Melamar Pekerjaan di Transmart dan semoga Kurang Lebih 700 Orang Akan di Terimah di Transmart,”ungkap Molen.

Molen juga mengatakan sesuai dengan perjanjian jika ada investor-investor yang mau masuk kota beribu senyuman ini selain untuk membuka lapangan pekerjaan yang baru juga harus 70 -30 artinya 70 tenaga lokal 30 tenaga dari luar daerah.

“Ini semua 70-30 harus tenaga pangkalpinang,70% harus tenaga pangkalpinang dan 30% boleh tenaga luar artinya 490 harus tenaga dari pangkalpinang itu semua untuk mengatasi pengangguran di kota Pangkalpinang ini dan untuk mengatasi keperluan kita peningkatan pajak retrebusi 41(kaenan) sudah melaporkan diri mohon izin untuk berinvestasi di dalam transmart itu sendiri serta 41 tenaga ini kita wajibkan untuk kedepannya nanti di wajib kan pakai tiping box jelas molen,”ungkap Molen.

Harapan Molen investor-investor yang masuk ke Kota Pangkalpinang tidak menimbulkan polemik yang nantinya akan menggangu perekonomian masyarakat kecil.

Molen juga mengatakan akan ada  lima titik yang akan memperbolehkan kehadiran indo mart ini yang jelas tidak mengganggu perekonomian masyarakat kecil.

  1. Bandara Depati Amir,yang notabene jelas tidak mengganggu perekonomian masyarakat.
  2.  Rumah sakit,di rumah sakit kita,dan satu lagi in syaa ALLAH di rumah sakit KIM yang tidak akan mengganggu peronomian masyarakat kecil karna berada nya di dalam.
  3. Pelabuhan pangkalbalam,yang di dalamnya jelas tidak mengganggu perekonomian masyarakat kecil.
  4. Sektor pariwisata kita dulu diujung selatan pantai pasir padi.
  5. Perumahan elit Citra Land karena posisinya di dalam jelas sekali tidak akan mengganggu perekonomian masyarakat kecil.

“Lima titik ini lah yang sementara kita rekomondasikan.Selain mengatasi pengangguran juga mengatasi sisi penerimaan kita, belum program CSR yang akan mereka Luncurkan,”ungkap Molen._(humas-pkp)

#Timhumasdanprotokol

You may also like...