Konggres Nasional XXII tahun 2019 Molen kurangi Kompetensi,perbanyak Kolaborasi

Pengurus PGRI Kota Pangkalpinang menyelenggarakan acara sosialisasi Hasil Konggres Nasional XXII tahun 2019,yang dilaksanakan di aula SMK Negeri dua Kacang Pedang,Kamis (12/09/2019)

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Walikota PGK Kota Beribu Senyuman bapak Maulan Aklil,yang biasa viral dengan panggilan Molen,serta didampingi oleh Kadin Pendidikan & Kebudayaan bapak Iwansyah..

Acara yang mengangkat tema ” Pengembangan Kompentensi dan Softskill Guru”,ini dihadiri hampir semua Kepala Sekolah yang ada di Pangkalpinang,baik dari TK,SD,SMP,dan SMA,kegiatan ini pun menghadirkan narasumber dari Kepolisian Kombes Polisi.Dra.Dien Iruastini,M.I.

Pada sambutannya Molen mengatakan,kalau membangun suatu Daerah itu seperti kita pakai baju,kalau kebesaran nggak enak di pakai,kekecilan bisa sesak nafas,begitu juga polemik yang kami rasakan di Kota Pangkalpinang sekarang,untuk bisa mengangkat komposisi APBD Kota Pangkalpinang yang sangat ngepas

“Bagaimana komposisi APBD kita sekarang yang emang benar – benar sangat ngepas,biar blanja langsung dan tidak langsung nya tercapay,dan begitu saya masuk kesini,saya berupaya menstabil kan itu,”sebut Molen

Hal senada pun di katakan orang no satu Dikota Pangkalpinang ini,bahwa ABPD Kota Pangkalpinang tidak mencapai satu triliun,dan harus di bagi 30 lebih OPD

“APBD kita tidak mencapai satu triliun,dengan blanja langsung dan tidak lansung,yang bisa di blanjakan untuk pegawai,yang diluar gaji sekitar 300,harus dibagi 30 sekian OPD”‘jelasnya

Untuk bisa mencapai itu semua tentunya pemerintah Kota Pangkalpinang harus memutar otak,bagaimana caranya membangun daerah dengan uang yang sangat kecil sekali.

Berbagai upaya Pemerintah Kota Pangkalpinang untuk bisa menstabilkan APBD Kota tersebut,dengan cara penertipan aset yang ada di Kota
Pangkalpinang,meningkatkan PAD,juga menertipkan struktur Organisasi yang ada di Pangkalpinang.

“Saya harus memutar otak,bagaimana caranya membangun daerah ini dengan APBD yang minim,oleh sebab itu beberapa yang saya lakukan adalah,kita menertipkan aset yang ada dikota Pangkalpinang,meningkatkan PAD kita,dan menertipkan struktur Organisasi yang ada di Pangkalpinang”,jelasnya

Begitu juga dalam hal pembangunan gedung Sekolah,maupun gedung serba guna dilingkup Sekolah yang disinggung oleh pak Eko Herianto Spd.Pemerintah Kota Pangkalpinang butuh waktu dan setrategi karna keterbatasan dana yang sangat minim,juga pemerintah akan menyelesaikan banyak nya aset – aset yang bermasalah,jadi butuh kesabaran

“Aset kita ada beberapa yang belum ada sertifkatnya,kadang ada juga yang dikuasai oleh pihak ke tiga,ada juga yang tidak tercatat di kita,jadi ini akan saya benahi sedikit demi sedikit,jadi pak Eko izinkan kami untuk menertipkan ini semua,jadi bekerja ini sama seperti saya bertanya kepada PGRI,telur dulu apa ayam dulu,mau naik TPP dulu atau bangun gedung dulu”,kelakar beliau dan disambut oleh riuh tepuk tangan undangan yang hadir karna janji beliau (Molen)akan menaikan TPP PNS yang ada di Pangkalpinang.

“Ada 21 motor yang akan kita hadiahkan untuk para pengawas, dan kita juga akan anggaran 50 jt untuk membantu Pgri melalui anggaran korpri bertepatan Pada Hari ulang tahun kota Pangkalpinang yang ke 262 tahun,” katanya

Ia menambahkan terkait tenaga guru honorer pemerintah kota pangkalpinang akan memberikan perhatian khusus di dalam kesejahteraannya

Terlepas dari pada itu semua,Walikota PGK Maulan Aklik menjanjikan rumah layak huni untuk para guru,dengan cara kredit dan murah.

“Mumpung saya Walikotanya,saya akan sejahterakan para guru di Pangkalpinang,salah satunya dengan cara memberikan rumah layak huni untuk para guru,dengan cara di kredit kan dengan sangat murah”,kata beliau

Sumber : Humas & Protokol Setda Kota Pangkalpinang

Mungkin Anda juga menyukai