Humas & Protokol Setda Kota Pangkalpinang bersama awak media mendapat wawasan baru tentang program Jakarta Smart City

kunjungan kerja bersama rekan – rekan Media,Humas & Protokol Setda Kota Pangkalpinang ke Balai Kota Jakarta Kamis (05/09/2019)

Kunjungan tersebut tentunya tim Humas & Protokol Setda Kota Pangkalpinang,bersama Awak Media yang bertugas meliput kegiatan Kepala Daerah Kota Pangkalpinang,diperkenalkan dengan adanya Program Jakarta Smart City

Program Jakarta Smart City itu sendiri adalah program untuk memudahkan warga DKI Kota Jakarta untuk mendapatkan informasi tentang aktifitas dan data digital hanya melalui handphone saja

Mungkin dengan adanya program Smart City yang diberlakukan oleh Pemerintah Ibu Kota Jakarta ini,kemungkinan dapat dijadikan contoh untuk kota – kota yang ada di Indonesia

Jakarta Smart City hadir untuk memudahkan masyarakat Jakarta untuk mengetahui segala aktifitas yang terjadi di Jakarta, Jakarta Smart City pun menyajikan data yang lebih transparan, agar masyarakat Jakarta mengetahui isu-isu terkini yang terjadi hanya melalui Digital.

Konsep Jakarta Smart City terdiri dari 6 Pilar, Smart Gorvenance, Smart People, Smart Living, Smart Mobility, Smart Economy, Smart Environment.

Delina selaku Tenaga Ahli Field dan Operasional Jakarta Smart City, menjelaskan terdapat 12 aplikasi pengaduan yang akan ditangani dari masing-masing SKPD.

“Kita punya 12 aplikasi pengaduan, seperti Qlue, Jakarta Aman, Facebook dan lainnya, yang nanti akan di tangani oleh SKPD masing-masing,” jelasnya

Konten pengaduan pun dijelaskannya harus jelas, seperti alamat dan permasalahan yang diadukan,karna ada juga sebagian dari masyarakat hanya menyebar isu yang tidak benar

“Harus jelas, siapa nama pelapor, alamat pelapor dan masalah yang diadukan, dan ini juga bukan hanya untuk digital, masyarakat yang tidak mengerti digital pun bisa untuk langsung melaporkan ke kecamatan dan kelurahan masing-masing,” ungkapnya

“Dan nanti mereka akan diberikan nomor tracking, sehingga mereka bisa memantau proses aduan mereka yang ditangani oleh SKPD tersebut,” jelasnya lagi.

Jakarta Smart City pun didukung dengan 7600 CCTV diseluruh titik jalan utama di Jakarta
Sehingga masyarakat dengan mudah mengetahui kejadian apa saja.

Seperti jika ada kemacetan, jam berapa saja yang akan terjadi macet dan wilayah mana saja, serta wilayah mana terjadi penilangan

Jakarta Smart City yang telah berdiri sejak 2016 kini telah melayani 500 hingga 1000 pelaporan setiap harinya._(humas-pkp)

#Timhumasdanprotokolpangkalpinang

Mungkin Anda juga menyukai