Honorarium Ustadz Ustadzah se-Kota Pangkalpinang Cair

Sebanyak 785 ustadz dan ustadzah se-Kota Pangkalpinang hadir pada acara Silaturrahim Wali Kota Pangkalpinang dengan Ustadz dan Ustadzah se-Kota Pangkalpinang di Ruang Pertemuan Kantor Walikota Pangkalpinang pada hari Rabu, 12 Desember 2018.

Pada acara ini, para ustadz dan ustadzah menandatangani honorarium sebesar lebih kurang 2.820.000 rupiah. Honorarium akan ditransfer langsung ke rekening ustadz dan ustadzah.

Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil memaparkan bahwa honorarium ustadz dan ustadzah berasal dari APBD Pemerintah Kota Pangkalpinang ditambah dengan dana bantuan dari Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Bapak dan ibu hari ini akan tanda tangani 400 ribu sebulan dikali enam 2,4 juta dikurangi dengan pajak. Satu lagi, alhamdulillah kita dapat dana bantuan 1,3 milyar dari  provinsi dan sudah saya tanda tangani.  Masing-masing orang dapat 200 ribu dikali tiga bulan artinya ada tambahan 600 ribu rupiah. Jadi masing-masing orang akan menerima di rekeningnya nanti dikurangi pajak sebesar jadi total di rekening bapak ibu terima 2.820.00 rupiah,”jelasnya.

Wali Kota menyampaikan pada tahun 2019, honorarium ustadz dan ustadzah naik dari Rp400 ribu menjadi Rp500 ribu perbulan. Wali Kota juga akan berupaya keras untuk menarik dana bantuan dari provinsi seperti yang didapat pada tahun ini untuk menambah honorarium.

Dengan kenaikan honorarium ini, Wali Kota mengharapkan akan menjadi stimulus ustadz dan ustadzah untuk mengajar dengan lebih giat karena menyangkut masa depan anak-anak di Kota Pangkalpinang.

Wali Kota menyatakan honorarium yang diterima ustadz dan ustadzah hari ini mungkin besarnya tidak sebanding dengan tanggung jawab yang harus diemban oleh ustadz dan ustazah. Namun, dia mengharapkan hal ini tidak mengurangi semangat para ustadz dan ustazah untuk berlomba-lomba berbuat kebaikan. (yl)_(humas-pkp)

Mungkin Anda juga menyukai