Capaian 100 Hari Kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Periode 2018-2023

Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil memaparkan capaian 100 hari kepemimpinannya bersama Wakil Wali Kota Pangkalpinang Muhammad Sopian pada acara Apel Akbar Peringatan HUT BPBD Kota Pangkalpinang ke-3 Tahun 2019 dan 100 Hari Kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang, Senin (4/3), bertempat di Kolong Jelana/Bilun, Kelurahan Parit Lalang, Kecamatan Rangkui, Kota Pangkalpinang.

Wali Kota Pangkalpinang menyatakan janji kampanye dengan 16 komitmen politik telah dituangkan dalan Rencana Program Jangka Menengah (RPJMD), dimana sebagian program telah direalisasikan dalam capaian 100 hari kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pangkalpinang Periode 2018-2023.

”100 hari kerja bukanlah sebuah target utama, melainkan momentum dalam membangun marwah Kota Pangkalpinang sebagai ibu kota Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang menjadi etalase pembangunan kota bagi daerah lainnya,”katanya.

Capaian 100 Hari Kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang Periode 2018-2023 adalah sebagai berikut:  

 A. BIDANG PEMERINTAHAN

  1. Menaikkan gaji Pengurus RT dan RW se-Kota Pangkalpinang
  2. Gaji Ketua RT/RW semula Rp. 350.000,- per bulan naik menjadi Rp. 500.000,- per bulan
  3. Gaji Sekretaris RT/RW semula Rp. 300.000,- per bulan naik menjadi Rp. 400.000,- per bulan
  4. Menaikkan insentif honorer dengan range kenaikan tertinggi sebesar 20% dari gaji awal.

Tabel gaji pegawai honorer Kota Pangkalpinang

No TINGKAT PENDIDIKAN                           TAHUN 2018 TAHUN 2019
    PHT PHL  
1 SD 1.150.000 1.050.000 1.300.000
2 SMP 1.250.000 1.150.000 1.425.000
3 SMA 1.450.000 1.350.000 1.675.000
4 D.III 1.650.000 1.550.000 1.925.000
5 S-1 1.850.000 1.750.000 2.175.000

Selain kenaikan gaji, pegawai honorer juga mendapatkan tambahan penghasilan sebanyak dua kali setahun, masing-masing sebesar Rp. 1.200.000,-.

  • Pembentukan Satuan Tugas Kelurahan Bersih (SATGAS KASIH) di tiap Kelurahan yang bertugas dalam penanganan permasalahan lingkungan dan kebersihan Kota.
  • Patroli jam belajar malam di setiap kelurahan
  • Dalam masa 100 hari kepemimpinan pasangan Walikota/Wakil Walikota Pangkalpinang telah ditandatangani beberapa kesepakatan bersama (mou), diantaranya :
  • Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan BPKP Perwakilan Provinsi Kep. Bangka Belitung tentang Pengembangan Manajemen Pemerintah
  • Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan BPJS Ketenagakerjaan Kota Pangkalpinang tentang Penyelenggaraan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan Kota Pangkalpinang Bagi Warga Tidak Mampu
  • Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung  dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang tentang Pembangunan Daerah
  • Kesepakatan Bersama antara Perumda Air Minum Tirta Pinang dengan PT Fajar Korpora Indonesia tentang Prastudi Kelayakan Kerjasama Pengembangan dan Pengelolaan Sistem Penyediaan Air Minum di Kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung
  • Kesepakatan Bersama Antara CV Metro Putera  Prima dengan Pemerintah Kota Pangkalpinang  tentang Sahang Center
  • Kesepakatan Bersama antara Pemerintah Kota Pangkalpinang dengan PT Indo prima Logistik tentang Pembangunan Perhotelan, Cold Storage dan Pasar Modern

B. BIDANG PEMBANGUNAN

  1. Rehabilitasi dan rekonstruksi  Kolong Jelana/Bilun dengan menggunakan dana hibah yang sudah diresmikan oleh Walikota Pangkalpinang pada tanggal 22 Desember 2018 seluas + 2,4 ha, yang bertujuan untuk RTH, pengendali banjir, sumber air baku dan destinasi wisata baru.
  2. Normalisasi daerah aliran sungai yang dilaksanakan oleh dinas PU&PR .
  3. Pemasangan Lampu Penerangan Jalan Umum (LPJU) di Kecamatan Taman Sari, Komplek Perkantoran Walikota, Jalan Pasir Padi dan sepanjang Jembatan 12 Kota Pangkalpinang .
  4. Sampai dengan bulan Februari 2019, jumlah OPD yang sudah memiliki Website mencapai 85%.
  5.  Tersedianya anggaran dalam APBD Tahun 2019 untuk mempersiapkan pemakaman umum yang terintegrasi, mulai dari penyusunan kebijakan, rencana pembebasan lahan dan pembangunan sampai dengan pengelolaan areal pemakaman.
  6. Penyusunan master plan dan DED Taman Kecamatan, pembangunan sarana dan prasarana taman terbuka hijau, pemeliharaan taman dan RTH.
  7. Pembangunan rumah baru layak huni di tahun 2018 sebanyak 476 unit 8. Peresmian gedung baru RSUD dan Puskesmas Tamansari.

C. BIDANG SOSIAL KEMASYARAKATAN

  1. Pemberian bantuan premi asuransi kesejahteraan sosial bagi 300 orang warga tidak mampu yang
  2. bukan merupakan pekerja penerima upah/pekerja sektor informal dengan premi Rp. 16.800 per bulan/orang.
  3. Pemberian bantuan sosial berupa bantuan modal bagi usaha ekonomi produktif bagi warga lanjut usia (Lansia) di wilayah Kota Pangkalpinang sebanyak 10 orang di tahun 2018. Dan di tahun 2019 jumlah anggaran untuk bantuan sosial tersebut sebesar Rp. 50.000.000 dengan target jumlah penerima sebanyak 50 orang.
  4. Pemberian tali asih bagi petugas Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Pekerja Sosial Masyarakat sebanyak 49 orang dan Tenaga Relawan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kota Pangkalpinang sebanyak 36 orang.
  5. Menaikkan gaji/insentif ustadz/ustadzah, marbot masjid dan pengurus tempat ibadah lainnya melalui APBD Tahun 2019. Honor Ustadz/ustadzah dari Rp. 400.000,- perbulan di TA 2018 menjadi Rp. 500.000,- per bulan di TA 201. Honor muadib Rp. 200.000. Honor marbot/pengurus tempat ibadah lainnya Rp. 150.000,-.

D. BIDANG KEAMANAN DAN KETERTIBAN UMUM

  1. Penertiban dan penataan parkir di Pasar Pagi 
  2. Pasar Pagi Bersih sudah dijalankan dengan kondisi semakin rapi dan teratur
  3. Keseimbangan dan keterjagaan pasar sebagaimana dilakukan terhadap pedagang ayam dimana pedagang ayam tidak lagi berjualan di sempadan jalan dan dipindahkan ke Pasar Kemangi.
  4. Pasar tradisional akan ditingkatkan menjadi Pasar Hygiene
  5. Upaya perubahan status PKL menjadi UMKM skala mikro sehingga PKL yang dianggap ilegal akan memiliki perizinan dan fasilitas sama dengan UMKM, berupa bantuan tenda dan gerobak pedagang

E. PROGRAM UNGGULAN LAINNYA

  1. Penyelenggaraan Festival Beribu SENYUMAN.Festival ini berisi muatan seni, budaya dan kemasyarakatan sekaligus memcahkan 3 rekor MURI
  2. Program Jumat Bahagia
  3. Peresmian gedung baru RSUD dan Puskesmas Taman Sari
  4. Perbaikan standar kesejahteraan dokter spesialis
  5. Pelaksanaan kegiatan Pencanangan Bhakti Sosial IBI KKBPK Kesehatan Tingkat Nasional di Kelurahan Parit Lalang
  6. Terpilihnya kampun KB “Mentari” kelurahan Ketapang sebagai juara I kampung KB tingkat Provinsi Kep. Bangka Belitung sekaligus menjadi kampung KB Percontohan tingkat Provinsi Kep. Bangka Belitung
  7. Penyediaan beasiswa bagi siswa berbakat dan berprestasi SD/MI negeri dan swasta Kota Pangkalpinang dengan target penerima 350 orang dan anggaran sebesar Rp. 350.000.000,00
  8. Penyediaan beasiswa bagi siswa berbakat dan berprestasi SMP/MTs Negeri dan Swasta Kota Pangkalpinang jumlah anggaran Rp. 150.000 000 target penerima sebanyak 300 orang
  9. Penyediaan beasiswa bagi siswa yang kurang mampu SD/MI negeri dan swasta Kota Pangkalpinang dengan target penerima 800 orang dan anggaran sebesar Rp. 280.000.000,00
  10. Penyediaan beasiswa bagi siswa yang kurang mampu SMP/MTs negeri dan swasta Kota Pangkalpinang dengan target penerima 509 orang dan anggaran sebesar Rp. 206.500.000,00
  11. Pelaksanaan Car free day setiap hari Jumat di Halaman Kantor Walikota Pangkalpinang dan Hari Minggu di seputaran Alun-Alun Taman Merdeka
  12. Memberikan bantuan peralatan timbangan secara bertahap untuk pedagang skala kecil
  13. Insentif secara bertahap kepada pedagang kecil yang 3 (tiga) tahun berturut-turut menjadi tertib hukum akan mendapatkan fasilitas penggantian timbangan pegas menjadi timbangan elektronik
  14. Memfasilitasi pelaku usaha mikro khususnya pada skala mikro dan kecil mendapatkan bantuan permodalan melalui dana kemitraan di BUMN dan KUR yang ada pada pelaksana tingkat kota, sedangkan usaha menengah akan difasilitasi ke Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) UMKM
  15. Terkait dengan bantuan modal UMKM :
  • Pemberian bantuan bahan dan peralatan sebagai upaya pendampingan pada kegiatan pelatihan yang dilaksanakan oleh dinas.
  • Tahun 2019 mengusulkan 3 pelaku UMKM pemula potensial ke Kementerian Koperasi dan UMKM untuk mendapatkan bantuan modal usaha bagi pelaku UMKM Pemula sebesar Rp. 10.000.000,- per orang.

#Fotografer: Iwan
#Peliput dan Penulis: Edoy dan Imas
#Editor: Yuli

You may also like...