Alhamdulillah, Pemerintah Kota Pangkalpinang Meraih Opini WTP Kedua

Pemerintah Kota Pangkalpinang mendapatkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk kedua kalinya dari BPK RI atas Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Pangkalpinang Tahun Anggaran 2018. Opini yang sama didapat Pemkot Pangkalpinang pada tahun 2018 atas Laporan Keuangan Pemerintah Kota Pangkalpinang Tahun Anggaran 2017.

Wali Kota Pangkalpinang H. Maulan Aklil menerima langsung LHP yang diserahkan oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Widhi Widayat pada hari Selasa (28/5/2019) yang bertempat di Ruang Pertemuan Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Wali Kota menyatakan prestasi yang diraih Pemkot Pangkalpinang ini terasa spesial baginya karena ini merupakan penghargaan pertama selama enam bulan masa kepemimpinannya sebagai Wali Kota Pangkalpinang.

“Kalaupun hidup saya masih panjang, jika Allah mengizinkan saya panjang umur, entah jadi apa saya ke depannya, tapi ini pertama sejarah hidup saya sebagai kepala daerah mendapatkan penghargaan, penghargaan yang dikasih Pak Widhi dan kawan-kawan, saya ingat itu. Terima kasih, Pak,”katanya.

Wali Kota berharap prestasi ini menjadi pemicu untuknya pribadi dan OPD di Pemkot Pangkalpinang untuk meningkatkan kinerja menjadi lebih baik ke depannya.

Wali Kota sangat bersyukur atas Opini WTP ini karena mendapatkan Opini WTP bukanlah sesuatu yang mudah, tetapi membutuhkan komitmen, perjuangan, dan kerja keras semua pihak yang terlibat.

“Bukanlah hal mudah mendapatkan WTP ini, berdarah-darah. Kita mendapatkan ini dalam posisi Pangkalpinang yang boleh dikatakan kondisinya kita memang harus memperjuangkan itu. Jadi saya tahu persis ini berdarah-darah. Ini juga berkat bimbingan dari kawan-kawan di BPK,”ungkapnya.

Wali Kota memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Tim Pemerintah Kota Pangkalpinang yang sudah bekerja keras sehingga Pemkot Pangkalpinang bisa mendapatkan Opini WTP.

“Terima kasih kepada kawan-kawan di Pemkot yang sudah bekerja keras sehingga kita dapat WTP, tapi ingat PR-PR kita harus diselesaikan. Kita punya tenggat waktu enam bulan, sebenarnya saya minta dua bulan untuk diselesaikan. Jadi kita harus komitmen bersama,”ucapnya sambil mengingatkan Tim Pemkot Pangkalpinang._(humas-pkp)

#Timhumasprotokolpangkalpinang

Mungkin Anda juga menyukai