60 Pasangan Ikut Sidang Isbat Nikah Massal di Kantor Wali Kota Pangkalpinang

Wali Kota Pangkalpinang Maulan Aklil membuka acara Sidang Isbat Nikah Terpadu Kota Pangkalpinang Tahun 2018 di Ruang Pertemuan Kantor Walikota Pangkalpinang pada hari Kamis, 6 Desember 2018.

Acara ini diikuti oleh 60 pasangan suami istri dengan usia termuda untuk suami 20 tahun dan istri 18 tahun, serta usia pasangan tertua 62 tahun.

Walikota Pangkalpinang Maulan Aklil yang biasa dipanggil Molen menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan janji kampanye dulu.

“Waktu saya kampanye dulu, saya belum seperti ini. Dulu saya jomblo. Jadi waktu kampanye dulu salah satu janji kampanye saya apabila saya terpilih menjadi Wali Kota Pangkalpinang, saya berjanji akan ikut nikah massal bersama masyarakat Pangkalpinang.”

Molen memaparkan bahwa di di Pangkalpinang ini ada lebih kurang 1.200 orang pasangan yang belum mempunyai surat nikah. Hal ini menimbulkan imbas terhambatnya kepentingan masyarakat di beberapa bidang seperti kesehatan dan Pendidikan.

“Sebetulnya saya ingin melegalkan yang 1.200 orang ini supaya seperadik-seperadik ini tidak menghambat anak cucunya nak sekolah, anak cucunya nak berobat karena dak ada BPJS, orang tua yang seharusnya mendapatkan beras raskin, segala macam terhambat oleh hal seperti ini. Inilah target saya sebetulnya,”jelas Molen.

Molen menginginkan 1.200 orang tersebut ikut semua, tetapi karena dilantik November 2018 tidak bisa menganggarkan terlalu banyak orang. Oleh sebab itu hanya bisa menganggarkan 60 orang. Kegiatan ini akan diagendakan setiap tahun sampai semua 1.200 orang ini ikut sidang isbat nikah massal.

Menurut Molen 60 pasangan yang ikut sidang isbat nikah massal hari ini sangat beruntung karena menikah bersama Wali Kota.

“60 pasangan ini sangat beruntung. Kenapa? Nikahnya bareng Wali Kota. Nantinya dirayakan di Alun-alun Taman Merdeka. Semuanya gratis. Syaratnya satu, bawa kotak sendiri-sendiri supaya dak tetuker,” jelas Molen sembari tertawa.

Nantinya resepsi nikah massal akan dirayakan di Alun-alun Taman Merdeka. Makanan disiapkan dengan tiga rekor MURI yaitu makan otak-otak terbanyak, tarian gambus terbanyak, dan senyuman selfie terbanyak. Para pasangan akan diarak di Rumah Dinas Wali Kota Pangkalpinang bersama Wali Kota dan istri dengan memakai pakaian adat khas Pangkalpinang.

“Saya ikut dengan bapak ibu semua. Nanti kita diarak, kita jadi raja semalam.”_(humas-pkp)

 

Mungkin Anda juga menyukai